Prof. Dr. Silfia Hanani,S.Ag.M.Si; Terima Kasih Pak Menag RI

  • 03 Mei 2026 05:00 WIB
  •  Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti civitas akademika UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi saat Rektor Prof. DR. Silfia Hanani,S.Ag.M.Si menyampaikan ungkapan terima kasih yang begitu mendalam kepada bapak Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar.,MA
Bukan sekadar seremoni, momen ini menjelma menjadi refleksi emosional atas perjalanan panjang kampus menuju kemajuan yang kini mulai terlihat nyata.

Dengan suara yang bergetar namun penuh keyakinan, Rektor UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. DR. Silfia Hanani,S.Ag.M.Si menegaskan bahwa perhatian besar dari bapak Menteri Agama RI bukan hanya bentuk dukungan administratif, melainkan suntikan semangat yang menghidupkan kembali optimisme seluruh elemen kampus.

Ia menggambarkan bagaimana UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang dulu mungkin dipandang sebelah mata, kini perlahan bangkit, menata diri, dan mulai menunjukkan eksistensinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang layak diperhitungkan.

“Ini bukan sekadar perhatian, ini adalah kepercayaan besar yang kami rasakan hingga ke relung hati terdalam,” ujarnya, dengan mata yang tak mampu menyembunyikan rasa haru. “Kami merasa dilihat, dihargai, dan didorong untuk melangkah lebih jauh.”

Lebih lanjut Rektor UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. DR. Silfia Hanani,S.Ag.M.Si menyinggung bagaimana perhatian tersebut terasa begitu istimewa, bahkan jika dibandingkan dengan perguruan tinggi keagamaan lainnya di Sumatera Barat.

Bagi UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi ini menjadi titik balik—sebuah momentum kebangkitan yang tidak akan disia-siakan.

Perjalanan kampus ini sendiri bukan tanpa tantangan. Dari keterbatasan fasilitas, perjuangan meningkatkan kualitas akademik, hingga upaya membangun kepercayaan publik, semua dilalui dengan kerja keras dan ketekunan.

Namun kini, perlahan tapi pasti, wajah baru UIN Bukittinggi mulai tampak—lebih progresif, lebih inovatif, dan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.

Berbagai langkah pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas dosen, penguatan riset, hingga pembukaan program studi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kampus ini juga mulai aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai bagian dari strategi besar menuju kampus unggul.

Rektor menegaskan bahwa perhatian Menteri Agama akan dijadikan sebagai “bahan bakar” untuk melakukan lompatan besar. Ia tidak ingin momen ini berlalu begitu saja tanpa makna.

“Kami ingin membuktikan bahwa perhatian ini tidak salah alamat. Kami ingin menjawabnya dengan prestasi, dengan inovasi, dengan karya nyata,” tegasnya penuh semangat.

Di tengah suasana syukuran yang hangat, rasa kebersamaan begitu terasa. Doa-doa dipanjatkan, harapan-harapan digantungkan tinggi.

Civitas akademika larut dalam perasaan yang sama—bangga, terharu, sekaligus tertantang untuk membawa kampus ini melesat lebih jauh.

Momentum ini menjadi simbol bahwa UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi sedang berada di jalur yang tepat.

Dengan dukungan kuat dari pemerintah, khususnya Kementerian Agama, serta komitmen internal yang semakin solid, masa depan kampus ini tampak semakin cerah.

Dan dari Bukittinggi, sebuah tekad besar digaungkan: bahwa mereka tidak hanya ingin menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga menjadi penggerak utama kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. (JM/RRI BKT)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....