Irwan Zaini Putra Kuranji Padang Jadi Panglima di Bumi Sriwijaya Inspiratif

  • 05 Apr 2026 06:59 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Jakarta -Mayor Jenderal TNI (Purn.) Irwan Zaini (lahir 10 Juni 1963) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki rekam jejak gemilang di bidang Zeni. Lahir di Padang, Sumatera Barat, Irwan menghabiskan masa mudanya di kota tercinta, menempuh pendidikan di SMP Kuranji dan SMA Negeri 3 Padang sebelum akhirnya lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1987. Ia merupakan adik kandung dari Emzalmi, tokoh masyarakat yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang.

Karier militer Irwan dimulai dari satuan elite Kostrad, di mana ia menempa kemampuan teknis dan kepemimpinannya di Yonzipur 10/Jaladri Palaka. Sebagai perwira Zeni, ia memiliki spesialisasi dalam konstruksi dan bantuan tempur, yang membawanya menduduki berbagai posisi strategis seperti Danyon Zikon 13 dan Danmenzikon Ditziad. Kedekatannya dengan tanah kelahiran juga sempat terwujud saat ia dipercaya menjabat sebagai Komandan Kodim 0312/Padang (2003–2005), sebuah tanggung jawab teritorial yang krusial di ibu kota Sumatera Barat.

Puncak pengabdian militernya ditandai dengan kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang dua (Mayor Jenderal). Irwan dipercaya memegang kendali logistik seluruh Angkatan Darat sebagai Asisten Logistik Kasad pada tahun 2017. Tak lama kemudian, ia menorehkan prestasi besar dengan diangkat menjadi Panglima Kodam II/Sriwijaya (2018–2020). Dalam jabatan ini, ia memimpin pengamanan dan pembinaan wilayah di lima provinsi di Sumatera Bagian Selatan, sebuah tantangan besar yang berhasil ia jalani dengan integritas tinggi.

Selain kesibukan di militer, Irwan Zaini tetap menjaga keterikatannya dengan akar budayanya. Ia aktif berkontribusi dalam organisasi kemasyarakatan sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat di Gerakan Ekonomi dan Budaya (GEBU) Minang. Peran ini menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat Minangkabau di perantauan maupun di kampung halaman, menyelaraskan jiwa korsa militer dengan semangat gotong royong daerah.

Memasuki masa purnabakti pada tahun 2021 dengan jabatan terakhir sebagai Staf Ahli Kasad Bidang Ekkudag, Irwan meninggalkan warisan profesionalisme yang kuat. Perjalanannya dari seorang pemuda Kuranji di Kota Padang hingga menjadi Panglima di Bumi Sriwijaya menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumatera Barat tentang arti dedikasi dan kerja keras. Sosoknya tetap dihormati baik di lingkungan TNI maupun di tengah masyarakat Minang sebagai jenderal yang tetap rendah hati dan peduli pada asal-usulnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....