Karupuak Tunjuak Bukan Sekedar Cemilan

  • 26 Apr 2024 09:12 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Tradisi makan bajamba yang ada di Bukittinggi yang terkenal dengan adat kurai limo jorong tersebut sudah ada semenjak jaman dahulu. Untuk melakukan makan bajamba ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti menggunakan napan besar yang lebih di kenal dengan pinggan, untuk laki-laki duduk baselo dengan cara menyilangkan kedua kakinya ke depan, untuk perempuan dengan cara basimpuh seperti duduk antara dua sujud ketika shalat, menggunakan samba nan salapan sebagai berikut gulai ayam, rendang, asam padeh daging yang lebih di kenal dengan anyang, gulai babat yang lebih di kenal dengan paruik lauak, karupuk tunjuk balado, terung yang digoreng utuh kemudian di berikan kuah santan, pergedel, dan ikan pang Semua sambal ini di tata rapi di samping pinggan dengan ditata menurut aturannya pula. Tidak boleh satu dari sambal nan salapan itu tinggal. Karena sambal nan salapan tersebut dikenal dengan sambal adat dan harus hadir saat makan bajamba ini.

Dari sekian banyak samba yang di hadirkan adanya karupuk tunjuk balado. Karupuak tunjuk merupakan salah satu varian yang hadir dari kerupuk sanjai, yang biasanya menjadi cemilan khas Kota Bukittinggi. Kalau kerupuk sanjai berbentuk bulat pipih, tapi kerupuk tunjuak ini di potong memanjang, karena itulah dinamakan karupuak tunjuak yang kalau diperhatiakan dari seperti jari tunjuk. Namun secara pengolahan tidak ada bedanya dengan kerupuk sanjai pada umumnya yang kemudian di besi cabe atau lado, yang menjadi sensasi pedas sehingga cocok di makan menjadi lauk pada nasi. Walaupun hanya berupa kerupuk pangangan ini tidak boleh dilupakan dalam setiap jamuan makan di adat kurai atau dikatakan samba wajib.

Namun bukan berarti kerupuk tunjuk tidak bisa di makan pada kesempatan yang lain, karena kerupuk tunjuk dapat di temukan di sentra oleh oleh ranah minang bahkan di pasar tradisional. Kerupuk tunjuk ini hadir juga dalam tiga variasi sama dengan sanjai pada umumnya, yaitu tawar, manis dan pedar atau balado. Sensasi gurih tentu membuat pencita kerupuk tidak akan mau berhenti untuk menggoyangkan lidahnya memakan kerupuk tunjuk ini. Bahkan kerupuk tunjuk ini juga menjadi oleh oleh faforit bagi wisatawan saat berkunjung ke ranah minang.

Kerupuk tunjuk bukan sebagai cimilan tapi juga merupakan hal yang tidak bisa di pisahkan dari adat di daerah Kurai limo jorong.(ER)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....