Rendang Kota Bukittinggi dan Kab. Limapuluh Kota Juaranya Kuliner
- 04 Apr 2024 11:23 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Bicara masakan di Sumatera Barat, tentunya sangat beragam. Mulai dari rendang, tambunsu, itiak lado mudo, samba lado tanak, baluik bagoreng, dendeng, ayam gulai, dan sebagainya. Namun untuk rasa dari semua kuliner ini, hanya dua, yaitu enak dan enak banget.
Setiap daerah di Sumatera Barat, memiliki ciri khas rendangnya masing-masing. Walaupun secara umum dari bahan dasarnya nyaris sama, namun jika diteliti lebih detail lagi, kita akan menemukan perbedaannya.
"Rendang orang tahunya dari Padang padahal di sana banyak lagi jenisnya. Misalnya rendang Bukittinggi bisa ditandai dari warnannya yang hitam," menurut R.K. Widyastuti selaku Kitchen Coordinator di Restoran Palalada Jakarta kepada Pewarta baru-baru ini.
Perempuan ramah yang akrab disapa Oma ini menambahkan warna hitam pada rendang ini dihasilkan dari proses pemasakan yang berlangsung lama.
"Makin lama dimasak bumbunya makin hitam makin enak juga rasanya. Proses masaknya bisa sampai dua hari," ulasnya.
Beralih ke Kabupaten Limapuluh Kota yang memiliki rendang mencapai 50 jenis. Dan terkenal dengan keempukkan dagingnya dan ada rasa manis- manisnya.
"Manisnya itu nikmat, bukan kayak manis gula, dan itu disebabkan oleh minyak santan yang dimasak matang," ungkap Mida Wati, ibu rumah tangga asal Limapuluh Kota.
Ditambahkan Mida, untuk mendapatkan rasa rendang yang maknyus, santan kelapa harus dimasak lama sampai berminyak terlebih dahulu.
"Pemilihan kelapa sangat berpengaruh kepada rasa rendang yang dihasilkan, kalau bukan kelapa matang nanti tidak keluar minyak dan tidak bisa jadi rendang, jadinya gulai kalio," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....