Galamai Khas Sumatera Barat

  • 28 Jul 2026 15:51 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi : Tak sedikit orang beranggapan Galamai ini bak dodol Garut mungkin iya, hampir mirip tapi dari segi rasa berbeda. Banyak juga yang mengatakan Galamai merupakan Dodol versinya orang Minang. Galamai dapat dilihat dari sifatnya yang galeme atau galemai (yang artinya berlemak). Bila dibawakan pada bubur, orang Minang menyebutnya bersifat galeok (kenyal).

Jika dilihat dari segi asal usulnya, galamai itu merupakan singkatan dari gulo amai yang artinya gula mande. Karena bahan dasarnya selain dari tepung ketan, menggunakan gula merah dulunya.

Namun, ada juga yang mengatakan, untuk asal usul Galamai ini tidak diketahui, karena sejak dulunya memang sudah disebut Galamai.

Bahan Dasar Pembuatan Galamai

  • Tepung ketan hitam = 1 L kecil (sagantang, dalam bahasa Minang)
  • Tepung ketan Putih = 1 L kecil (sagantang, dalam bahasa Minang)
  • Gula pasir = 1 Kg
  • Bubuk Vanile = 2 bungkus kecil
  • Kelapa yang sedikit Matang atau kelapa tua = 3 buah ukuran besar
  • Garam secukupnya
  • Air putih = 3 L

Cara pembuatan Galamai/Kalamai

  • Penyediaan Bahan

Hal yang pertama adalah, sediakan tepung ketannya. Biasanya, Mama akan membeli ketan hitam dan putih terlebih dahulu. Lalu direndam sekitar 3 – 5 jam. Lalu dikeringkan. Setelah kering, barulah digiling hingga menjadi tepung. Lakukan hal ini untuk kedua jenis ketan yang akan digunakan.

Setelah tepung ketan tersedia, dpatkan sari kelapa dari kelapa yang sudah diparut sebelumnya. Gunakan air putih 3L yang disediakan untuk sebagai air peremas kelapa parut.

Usahakan air putihnya yang hangat. Maksimalkan remasan kelapa parut agar mendapatkan santan yang banyak.

  • Tahapan Pembuatannya :
  1. Masukan santan kedalam kuali.
  2. Masuki tepung ketan hitam dan tepung ketan putih secara besamaan, aduk merata, agar tidak menggumpal
  3. Lalu tambahkan bubuk valine 2 bungkus kecil kedalam adonan.
  4. Aduk secara merata, usahakan saat pengadukan dilakukan secara keseluruhan agar tidak ada yang melengket pada kuali.
  5. Apabila adonan sudah mulai sedikit mengental, maka masuki gula pasir dan garam secukupnya.
  6. Aduk kembali, usahakan api yang digunakan tidak terlalu besar dan penyebarannya merata
  7. Kalamai/Galamai akan dianggap sudah matang, apabila adonan tidak lagi melengket saat di sentuh dengan jari.
  8. Taruhkan Galamai yang sudah matang dalam plastik.
  9. Diamkan hingga dingin, dan Galamai sudah bisa disantap.

Pembuatan Galamai makanan khas Minang ini, akan lebih baik dan enak hasilnya apabila dimasak menggunakan tungku dan kuali berbahan besi. Itu sebabnya, Galamai buatan Mama terasa enak dan perlu diketahui, pembuatan Galamai/kalamai ini membutuhkan tenaga yang ekstrak dan kuat pada saat pengadukan.

Jika kamu tidak sempurna pada saat mengaduk, maka hasilnya pun akan tidak bagus dan rasanya kurang makyus.

(ALT/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....