Pangek Ikan, Kuliner Tradisional Minangkabau yang Kaya Rasa

  • 29 Jun 2026 21:17 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pangek ikan merupakan salah satu kuliner tradisional khas Minangkabau yang memiliki cita rasa gurih, pedas, dan kaya akan rempah-rempah. Hidangan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih menjadi menu favorit masyarakat di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Proses memasak pangek ikan menggunakan berbagai bumbu alami seperti cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, serai, dan daun kunyit. Semua bahan tersebut dipadukan dengan santan sehingga menghasilkan kuah yang kental dan aroma yang menggugah selera.

Jenis ikan yang biasa digunakan untuk membuat pangek antara lain ikan nila, ikan mas, ikan tongkol, hingga ikan sungai. Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam pengolahan maupun komposisi bumbunya. Ada yang menyukai kuah yang lebih kental, sementara yang lain memilih kuah yang sedikit encer namun kaya rasa.

Selain rasanya yang lezat, pangek ikan juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Ikan merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh, sedangkan rempah-rempah yang digunakan mengandung berbagai senyawa alami yang bermanfaat untuk kesehatan. Kunyit, misalnya, dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, sementara jahe dapat membantu menghangatkan tubuh dan melancarkan pencernaan.

Di tengah perkembangan kuliner modern, pangek ikan tetap bertahan sebagai bagian penting dari identitas budaya Minangkabau. Hidangan ini sering disajikan dalam acara keluarga, kenduri, maupun perayaan adat. Keberadaannya menjadi bukti bahwa kekayaan kuliner tradisional Indonesia masih terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat.

Melestarikan pangek ikan berarti menjaga warisan leluhur yang sarat akan nilai budaya dan kebersamaan. Dengan terus memperkenalkan masakan tradisional kepada generasi muda, cita rasa khas Minangkabau akan tetap hidup dan dikenal hingga masa mendatang. (NHY/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....