Gulai Cubadak, "Samba Adat sampai Pelengkap Lontong Minangkabau"

  • 08 Mei 2026 16:51 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi – Gulai Cubadak menjadi salah satu masakan tradisional khas Minangkabau yang hingga kini tetap digemari masyarakat. Hidangan berbahan dasar nangka muda ini dikenal memiliki cita rasa gurih, pedas, dan kaya rempah yang khas.

Di berbagai daerah di Sumatera Barat, Gulai Cubadak kerap disajikan sebagai lauk utama maupun pelengkap lontong sayur Padang. Masakan ini semakin nikmat ketika dimasak hingga kuah santannya menyusut atau dikenal dengan istilah kariang, sehingga menghasilkan rasa gurih yang lebih pekat dan tekstur nangka yang lembut.

Bahan utama Gulai Cubadak adalah nangka muda atau cubadak yang direbus hingga empuk sebelum dimasak bersama aneka rempah khas Minangkabau. Bumbu yang digunakan antara lain bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, cabai merah giling, serta ketumbar.

Selain itu, aroma khas gulai berasal dari campuran daun kunyit, daun jeruk, daun salam, dan serai yang ditumis hingga harum. Penggunaan santan kental menjadi elemen penting yang memberikan rasa gurih mendalam pada masakan ini.

Proses memasak Gulai Cubadak kariang membutuhkan waktu cukup lama. Setelah bumbu ditumis, santan dan nangka muda dimasukkan lalu dimasak dengan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Proses ini dilakukan hingga kuah menyusut dan minyak alami santan keluar, menghasilkan tekstur gulai yang lebih kering dan bumbu meresap sempurna.

Masyarakat Minangkabau menyebut teknik memasak kariang sebagai salah satu ciri khas kuliner daerah yang membuat makanan lebih tahan lama dan memiliki cita rasa kuat.

Kini, Gulai Cubadak menjadi salah satu menu favorit yang mudah ditemukan di berbagai rumah makan Padang di Indonesia. Perpaduan rasa gurih santan, pedas cabai, serta aroma rempah yang kuat menjadikan hidangan ini tetap diminati lintas generasi.

Selain menjadi kuliner sehari-hari, Gulai Cubadak juga sering hadir dalam acara adat, kenduri, hingga perayaan keluarga masyarakat Minangkabau sebagai bagian dari kekayaan tradisi kuliner daerah. (ER/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....