Manfaat Minum Aia Tawa Khas Sumatera Barat

  • 14 Apr 2026 11:53 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Aia Kacang atau Aia aka (ubek tawa) merupakan minuman tradisional berasal dari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, sumatera barat. Aia Kacang pada dasarnya adalah minuman jelly cincau, namun daun cincau yang digunakan menggunakan daun cincau jenis (Cylea barbata myers) yaitu daun cincau yang merambat atau orang minang menyebutnya tanaman kalimpangan, namun karna daun cincau jenis ini sulit didapat maka jelly cincau dibuat menggunakan daun cincau jenis peredu.

Ciri khas :

Pada dasarnya aia kacang dan aia aka sama-sama menggunakan daun cincau yang sama, namun terdapat perbedaan yaitu:

• Aia kacang adalah campuran dari jelly cincau yang telah di buat, kemudian dicampur dengan air daun kacang dan perasan air asam (perasan jeruk) serta rebusan gula merah yang sudah dibuat sirup, kemudian di aduk hingga menghasilkan minuman cincau yang cair.

• Aia aka adalah campuran jelly cincau, kemudian ditambah air kacang, rebusan air gula merah dan santan kelapa. Bedanya aia aka dan es cincau yang ada adalah penggunaan jenis daun dan penggunaan es batu pada minuman.

Sejarah

Tidak ada catatan pasti kapan aia kacang dan aia aka hadir di sumatera barat, namun minuman ini sudah dikenal lama oleh masyarakat setempat, dan biasanya disajikan saat berbuka puasa.

Manfaat cincau bagi kesehatan :

Daun cincau kaya akan zat aktif flavonoid dan alkaloid, yang memberikan manfaat pada tubuh antara lain:

• Meredakan panas dalam dan baik untuk radang tenggorokan.

• Baik untuk pencernaan, terutama pada penderita tukak lambung dan gastritis

• Meredakan tekanan darah pada penderita hipertensi. (ALT/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....