Cara Membuat Lamang Tapai Tradisional
- 17 Mar 2026 09:35 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Lamang tapai merupakan salah satu kuliner tradisional yang populer di berbagai daerah di Sumatera. Hidangan ini biasanya disajikan saat acara adat, perayaan, atau sebagai makanan khas pada momen tertentu. Perpaduan antara lamang dan tapai menghasilkan cita rasa gurih, manis, serta sedikit asam yang khas.
Lamang sendiri terbuat dari beras ketan yang dimasak di dalam bambu bersama santan. Proses memasaknya dilakukan dengan cara dibakar di dekat bara api selama beberapa jam hingga matang sempurna. Teknik memasak ini membuat lamang memiliki aroma khas dari bambu dan asap pembakaran.
Sementara itu, tapai dibuat dari beras ketan hitam yang difermentasi menggunakan ragi. Proses fermentasi biasanya berlangsung selama dua hingga tiga hari hingga ketan berubah menjadi lembut dan menghasilkan rasa manis serta sedikit berair.
Langkah pertama dalam membuat lamang adalah menyiapkan beras ketan putih yang telah dicuci bersih dan direndam beberapa jam. Setelah itu, beras ketan dicampur dengan santan yang telah diberi sedikit garam agar rasanya lebih gurih.
Selanjutnya, bambu yang telah dilapisi daun pisang di bagian dalam diisi dengan campuran ketan dan santan. Bambu tersebut kemudian disusun miring di dekat bara api agar panasnya merata saat proses pemasakan berlangsung.
Proses pembakaran lamang biasanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Selama proses ini, bambu perlu diputar secara berkala agar bagian dalamnya matang merata dan tidak gosong.
Setelah lamang matang, bambu dibelah dan lamang dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Potongan lamang kemudian disajikan bersama tapai ketan hitam yang telah difermentasi sebelumnya.
Perpaduan lamang yang gurih dengan tapai yang manis dan sedikit asam menciptakan rasa yang khas dan digemari banyak orang. Hidangan ini tidak hanya menjadi makanan lezat, tetapi juga bagian dari kekayaan tradisi kuliner masyarakat Sumatera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....