Alasan Bau Makanan Sering Memicu Kenangan Masa Lalu

  • 06 Feb 2026 14:13 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pernah mencium bau makanan tertentu dan tiba-tiba merasa seperti kembali ke masa lalu? Fenomena ini bukan sekadar perasaan — ada alasan fisiologis dan neurologis yang kuat di baliknya. Indra penciuman (olfaksi) memiliki jalur langsung ke area otak yang mengatur emosi dan memori, sehingga aroma makanan bisa membuka kenangan yang dalam.

Berbeda dari penglihatan atau pendengaran yang harus melalui stasiun penghubung otak sebelum sampai ke pusat memori, bau langsung “melompat” ke bagian memori dan emosi, terutama ke amygdala dan hippocampus. Itu sebabnya mencium aroma makanan favorit dapat membuat kita merasa seperti berada kembali di momen tertentu dalam hidup.

Fenomena ini pernah disebut efek Proust, diambil dari contoh klasik novel Marcel Proust yang menggambarkan bagaimana aroma kue madeleine membangkitkan kenangan masa kecil dengan kekuatan luar biasa. Penelitian menunjukkan bahwa memori yang muncul lewat bau sering terkait dengan emosi positif dan autobiografi hidup seseorang. 

Tidak hanya memori emosional dari masa kecil, bau makanan tertentu juga bisa mengembalikan rasa keterikatan sosial — misalnya aroma bubur ibu saat ulang tahun, atau nasi goreng di rumah nenek saat liburan. Studi neurologi menemukan bahwa pengalaman kita dengan bau membentuk preferensi dan ingatan jangka panjang, sehingga bau yang sama di kemudian hari memicu “ulang tayang” pengalaman itu.

Karena hubungan antara aroma makanan dan memori begitu kuat, bau tertentu bahkan dipakai dalam terapi untuk membantu pasien mengakses kenangan atau mengurangi stres. Jadi, saat aroma makanan tiba-tiba mengingatkan kita pada masa lalu, itu bukan hal yang aneh. Bau tersebut seolah menjadi jalan pintas yang membawa kita kembali ke kenangan, suasana, dan momen yang pernah kita alami.(STP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....