Lamang Jaguang, Kuliner Tradisional Minangkabau yang Manis

  • 04 Feb 2026 14:50 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi — Lamang Jaguang merupakan salah satu variasi kuliner tradisional Minangkabau yang memadukan gurihnya santan dengan manis alami jagung. Berbeda dengan lamang ketan biasa, varian ini menambahkan pipilan jagung manis ke dalam campuran beras ketan, sehingga menghasilkan tekstur lebih kaya dan rasa yang unik di setiap gigitan.

Bahan utama lamang jaguang meliputi beras ketan (sipuluik) sebagai dasar yang lengket dan kenyal, pipilan jagung manis yang memberikan rasa manis alami dan sedikit renyah, serta santan kelapa yang menambah gurih dan membuat ketan lebih lembut. Beberapa resep tradisional juga menambahkan daun pandan untuk memberikan aroma wangi khas yang menggugah selera.

Proses pembuatan lamang dikenal dengan istilah malamang, yang merupakan tradisi turun-temurun di Minangkabau. Proses ini diawali dengan persiapan bambu muda yang dilapisi daun pisang agar adonan tidak menempel. Beras ketan yang telah dicampur jagung kemudian dimasukkan ke dalam bambu, disiram dengan santan berbumbu garam, dan dibakar di atas bara api. Bambu dibakar dengan posisi miring dan diputar secara berkala agar matang merata, tanpa membuat bambu hangus.

Kini, untuk menyesuaikan kebutuhan modern, banyak masyarakat membuat versi praktis lamang jaguang menggunakan gelas kertas atau dikukus. Meski metode ini berbeda, cita rasa gurih dan manis alami jagung tetap menjadi ciri khas yang tak tergantikan.

Tradisi malamang tidak hanya soal kuliner, tetapi juga bagian penting dari perayaan hari besar dan acara adat di Sumatera Barat. Lamang Jaguang menjadi simbol kekayaan kuliner Minangkabau yang menggabungkan rasa, aroma, dan kearifan lokal dalam satu hidangan.(ER)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....