Kipang Kacang, Oleh-Oleh Favorit Khas Minang
- 04 Feb 2026 11:24 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kipang kacang merupakan salah satu camilan tradisional khas Minangkabau yang memiliki cita rasa manis dan renyah. Kudapan ini terbuat dari bahan utama gula merah yang dipadukan dengan kacang tanah pilihan. Sekilas, kipang kacang tampak mirip dengan camilan Noga atau Ampyang yang dikenal di wilayah Jawa.
Rasanya yang khas membuat kipang kacang digemari lintas generasi dan tak lekang oleh waktu. Bahkan, pada tahun 2011, kipang kacang resmi tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia, sebagai bentuk pengakuan terhadap nilai budaya dan tradisi kuliner masyarakat Minangkabau.
Dahulu, sentra pembuatan kipang kacang dikenal berada di daerah Balingka. Namun seiring perkembangan zaman, pusat produksinya kini bergeser ke beberapa wilayah lain seperti Bukittinggi, Pariaman, dan Tanah Datar. Saat ini, kipang kacang juga telah dikemas lebih modern tanpa meninggalkan cita rasa aslinya.
Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat
Kipang kacang telah lama menjadi buah tangan favorit para perantau Minangkabau yang hendak kembali ke tanah rantau. Kini, camilan ini dikenal luas sebagai oleh-oleh khas Sumatera Barat.
Mengutip laman Republika, kipang kacang menjadi makanan khas sekaligus kebanggaan masyarakat Tanah Datar dan Bukittinggi. Tak heran, setiap kali masyarakat dari daerah tersebut merantau, kipang kacang hampir selalu dibawa sebagai buah tangan untuk keluarga dan kerabat.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bukittinggi, kipang kacang mudah ditemukan, terutama di balai atau pasar tradisional. Harganya yang relatif terjangkau menjadikan camilan ini semakin diminati.
Camilan Sehari-hari Masyarakat Minang
Bagi masyarakat Sumatera Barat, kipang kacang bukanlah makanan musiman yang hanya hadir saat hari raya. Camilan ini telah menjadi teman santai sehari-hari, khususnya di kalangan masyarakat Pariaman yang biasa menikmatinya bersama keluarga.
Disajikan bersama secangkir teh atau kopi, kipang kacang terasa semakin nikmat. Bahkan, saat bertamu ke rumah warga, kipang kacang hampir selalu hadir sebagai suguhan khas.
Selain perpaduan rasa manis gula merah dan gurih kacang, keunikan lain dari kipang kacang terletak pada penggunaan daun pisang sebagai alas atau pembungkusnya. Daun pisang ini turut memberi aroma khas yang menambah kenikmatan rasa.
Bahan dan Cara Pembuatan
Bagi masyarakat yang belum sempat berkunjung ke Sumatera Barat, kipang kacang juga dapat dibuat sendiri di rumah. Bahan utama yang digunakan adalah kacang tanah yang kaya karbohidrat dan vitamin. Sementara bahan tambahan lainnya meliputi gula merah, vanili, dan garam untuk memperkaya cita rasa.
Cara pembuatan kipang kacang dimulai dengan merendang kacang tanah hingga kulitnya terkelupas. Gula merah kemudian direbus hingga mencair dan mengental. Setelah itu, kacang dicampurkan ke dalam gula merah cair dan diaduk hingga merata menjadi adonan kental. Adonan tersebut kemudian dicetak sesuai ukuran, dikemas, dan siap dipasarkan.
Sebagai warisan kuliner Minangkabau, kipang kacang tak hanya sekadar camilan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, tradisi, dan identitas budaya masyarakat Sumatera Barat.(ER)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....