Dessert Tradisional Disulap Menjadi Modern

  • 25 Nov 2025 15:51 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Inovasi dalam dunia kuliner semakin berkembang, termasuk pada dessert tradisional. Banyak chef muda dan kreator makanan mencoba “menyulap” hidangan klasik menjadi versi modern yang lebih estetik, praktis, dan sesuai selera konsumen masa kini. Menurut Bon Appétit (2022), transformasi makanan tradisional umumnya dilakukan dengan memainkan tekstur, suhu, dan teknik plating tanpa menghilangkan identitas rasa aslinya.

1. Klepon Jadi Klepon Lava Cake

Klepon, jajanan pasar berisi gula merah cair, kini banyak dimodifikasi menjadi versi modern seperti klepon lava cake. Hidangan ini memanfaatkan teknik cake molten yang populer di Barat. Food52 pernah menyoroti fenomena dessert fusion serupa, di mana rasa lokal dipadukan dengan teknik baking modern untuk menarik generasi muda.

Walau tampilannya berubah drastis, perpaduan pandan, kelapa, dan gula merah tetap menjadi inti rasa.

2. Es Doger dalam Bentuk Panna Cotta

Banyak restoran kini menyajikan es doger sebagai panna cotta es doger—mengombinasikan rasa khas seperti tape, kelapa, dan sirup merah dengan tekstur panna cotta yang lembut. The Kitchn menuliskan bahwa perubahan format dessert sering dilakukan untuk memberikan konsistensi rasa yang lebih elegan namun tetap familiar di lidah.

Teknik ini memudahkan chef menampilkan dessert tradisional dalam bentuk fine dining.

3. Kolak Pisang Menjadi Crème Brûlée Kolak

Crème brûlée yang identik dengan Prancis kini sering dimodifikasi dengan rasa lokal. Versi kolak crème brûlée menghadirkan rasa santan, gula aren, dan pisang namun tetap dengan lapisan gula karamel yang dibakar di atasnya. Serious Eats (2021) menyebut bahwa penggunaan bahan tradisional dalam base custard dapat memberikan profil rasa yang lebih kaya dan mendalam.

4. Kue Putu Menjadi Kue Putu Cheesecake

Kue putu yang biasanya dikukus kini disulap menjadi cheesecake pandan-aren. Basis cheesecake memberikan tekstur creamy, sementara elemen pandan, gula aren, dan kelapa tetap dipertahankan sebagai “sentuhan tradisional”. Menurut Harold McGee dalam On Food and Cooking, transformasi bahan lokal ke dalam teknik pastry Barat memungkinkan rasa asli tetap menonjol sambil memberi struktur baru yang lebih stabil.

Modernisasi dessert tradisional bukan sekadar tren, tetapi juga cara melestarikan rasa klasik agar tetap relevan di kalangan generasi muda. Dengan menggabungkan bahan lokal dan teknik kuliner modern, dessert tradisional dapat tampil baru tanpa kehilangan identitasnya. Tren ini tampaknya akan terus berkembang seiring meningkatnya minat terhadap kuliner kreatif dan fusion. (APS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....