Samba Buruak-Buruak Lauk Sederhana Khas Minang

  • 04 Agt 2025 17:53 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Di antara ragam kuliner Minang yang menggugah selera, Samba Buruak-Buruak menempati tempat tersendiri di hati para penikmat masakan Nusantara.

Meski berbahan sederhana dan murah, lauk khas ini justru terkenal karena kelezatannya yang membangkitkan selera makan.

Samba Buruak-Buruak adalah lauk campur khas Sumatera Barat yang terdiri dari berbagai bahan dapur sehari-hari seperti ikan asin gabus, terong, kacang panjang, dan jengkol.

Semua bahan ini dimasak bersama sambal, baik sambal merah maupun sambal hijau, yang menjadi ciri khas masakan Minang.

Nama "Buruak-Buruak" sendiri secara harfiah berarti "jelek-jelek" atau “seadanya”, merujuk pada komposisi masakan ini yang terdiri dari bahan-bahan sederhana, serba sedikit, dan sering dianggap tidak istimewa.

Namun justru dari kesederhanaan itulah muncul kekayaan rasa yang membuatnya banyak dicari.

Meski bukan menu utama, Samba Buruak-Buruak kerap hadir sebagai pelengkap hidangan di berbagai rumah makan Padang.

Kehadirannya mampu melengkapi nasi panas dan lauk utama seperti rendang atau ayam pop, memberi sensasi gurih, pedas, dan aroma khas yang menggoda.

“Kalau ada samba buruak-buruak, makan jadi lebih nikmat. Apalagi kalau sambalnya pakai cabai hijau dan ada jengkolnya, rasanya makin mantap,” ujar Rini, salah satu pengunjung rumah makan Padang di Padang Panjang.

Selain lezat, masakan ini juga mencerminkan nilai budaya kuliner Minang yang hemat dan kreatif. Di ranah Minang, tidak ada bahan yang terbuang sia-sia, semua bisa diolah menjadi sajian penuh rasa.

Dengan popularitasnya yang terus bertahan, Samba Buruak-Buruak bukan hanya sekadar lauk sederhana, tapi juga cerminan filosofi hidup masyarakat Minang: bersahaja, tapi kaya rasa. (ER/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....