Bakso, Dari Tiongkok ke Meja Makan Indonesia
- 18 Jul 2025 18:57 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Siapa yang tak kenal bakso? Makanan berbentuk bulat dengan tekstur kenyal ini telah menjadi salah satu makanan favorit rakyat Indonesia, dari warung pinggir jalan hingga restoran mewah.
Tapi tahukah kamu, dari mana asal usul bakso sebenarnya? Berikut penelusuran lengkap sejarah dan transformasi bakso hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Indonesia.
Asal Kata “Bakso” Berakar dari Bahasa Tionghoa
Kata "bakso" berasal dari Bahasa Hokkien: "Bak-So" (肉酥) yang secara harfiah berarti "daging yang dihaluskan" atau "daging giling".
Awalnya, bakso di Tiongkok dibuat dari daging babi yang dihaluskan, dibentuk bulat, lalu direbus.
(Sumber: National Geographic Indonesia, 2020)
Dibawa ke Indonesia oleh Perantau Tionghoa
Bakso diyakini masuk ke Nusantara pada abad ke-17 hingga ke-18 bersamaan dengan kedatangan para pedagang dan perantau Tionghoa ke pesisir-pesisir Jawa, seperti Semarang, Surabaya, dan Jakarta.
Di tangan masyarakat lokal yang mayoritas Muslim, bahan baku bakso pun dimodifikasi menggunakan daging sapi agar sesuai dengan selera dan syariat.
(Sumber: Ensiklopedia Kuliner Indonesia, Kemdikbud.go.id)
Transformasi Bakso ala Indonesia
Berbeda dengan versi aslinya yang hanya berupa bola daging, di Indonesia, bakso disajikan dengan berbagai pelengkap seperti:
Mi kuning
Bihun
Tahu
Sayuran (sawi, seledri)
Kuah kaldu gurih
Sambal, kecap, dan bawang goreng
Kreativitas lokal juga menghasilkan berbagai varian seperti bakso urat, bakso telur, bakso keju, bahkan bakso beranak yang viral karena ukurannya yang besar dan isiannya yang mengejutkan.
Bakso Menyebar Luas ke Seluruh Nusantara
Kini, hampir di seluruh daerah di Indonesia memiliki versi baksonya sendiri, seperti:
Bakso Malang, terkenal dengan isian pangsit goreng dan tahu.
Bakso Solo, dikenal dengan kuah kaldu sapi yang bening dan segar.
Bakso Wonogiri, terkenal karena teksturnya yang lembut dan gurih.
Bahkan, bakso bakar khas Malang dan bakso goreng dari Tionghoa-Indonesia juga makin digemari.
(Sumber: Buku Kuliner Indonesia dalam Sejarah oleh Fadly Rahman, 2016)
Bakso dan Budaya Populer
Bakso juga telah menjadi bagian dari budaya populer Indonesia. Lagu “Abang Tukang Bakso” dan berbagai meme tentang bakso menjadi bukti bahwa bakso bukan sekadar makanan, tapi bagian dari identitas masyarakat.
Selain itu, Presiden Joko Widodo dikenal sebagai penggemar berat bakso, yang membuat popularitas bakso semakin melejit.
(Sumber: BBC Indonesia, 2019)
Bakso Menembus Pasar Internasional
Tak hanya digemari di Indonesia, bakso juga mulai menembus pasar ekspor ke negara-negara seperti Malaysia, Singapura, hingga Belanda. Beberapa diaspora Indonesia bahkan membuka restoran bakso di luar negeri sebagai bagian dari promosi kuliner Indonesia di mata dunia.
Bakso adalah contoh nyata bagaimana akulturasi budaya menghasilkan kekayaan kuliner luar biasa. Dari sajian sederhana Tionghoa, bakso bertransformasi menjadi makanan rakyat yang dicintai berbagai kalangan di Indonesia.
Perjalanannya panjang, namun rasa dan posisinya di hati masyarakat tetap abadi. (APS/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....