Kuliner Khas Bukittinggi yang Wajib Dicoba
- 15 Jun 2025 06:02 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Bukittinggi bukan hanya menyimpan pesona alam dan sejarah, tapi juga menggoda lidah dengan beragam kuliner khas yang menggugah selera.
Cita rasa khas Minangkabau yang kaya rempah, pedas, dan menggoda menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan. Berikut ini adalah deretan kuliner khas Bukittinggi yang wajib dicicipi saat berkunjung ke kota di dataran tinggi Sumatera Barat ini.
1. Nasi Kapau
Nasi Kapau merupakan versi khas Bukittinggi dari nasi Padang. Disajikan dengan lauk seperti rendang, gulai tambusu (usus sapi isi tahu dan telur), dendeng batokok, hingga gulai cubadak (nangka muda). Yang membedakannya adalah cara penyajian: penjual berdiri di balik meja panjang berisi lauk dalam kuali besar, dan pembeli memilih langsung.
Lokasi populer: Los Lambuang Pasar Atas Bukittinggi.
Ciri khas: Gulai kental, bumbu tajam, dan pilihan lauk khas Kapau.
2. Itiak Lado Mudo
Hidangan khas dari daerah Koto Gadang, tapi sangat populer di Bukittinggi. Daging bebek dimasak dengan cabai hijau muda yang ditumbuk kasar. Rasanya pedas, gurih, dan dagingnya empuk setelah dimasak berjam-jam.
Nama "lado mudo" berarti cabai hijau muda dalam bahasa Minang.
Warung Itiak Lado Mudo Mak Yus di Bukittinggi adalah salah satu yang legendaris.
3. Karupuak Kuah
Camilan sederhana namun legendaris. Karupuak kuah adalah kerupuk kulit (jangek) atau kerupuk ubi yang disiram kuah sate atau gulai. Biasanya disantap sore hari sambil menikmati udara sejuk Bukittinggi.
Populer di warung-warung kaki lima sekitar Jam Gadang.
Sering ditambah bihun dan sambal agar lebih mantap.
4. Sate Danguang-Danguang
Sate khas Minang ini berbeda dari sate Madura. Daging sapi direbus lalu dibakar, disajikan dengan kuah kuning kental dari santan dan rempah. Sering disajikan dengan ketupat dan sambal lado.
Nama "Danguang-Danguang" berasal dari kampung asalnya di Kabupaten Lima Puluh Kota, tapi sangat populer di Bukittinggi.
5. Lamang Tapai
Penganan manis ini terdiri dari lamang (beras ketan dimasak dalam bambu dengan santan) yang disajikan bersama tapai hitam (fermentasi ketan hitam). Rasanya manis, asam, dan legit—cocok sebagai pencuci mulut.
Dijual banyak saat bulan Ramadan atau acara adat.
Sering dikemas dalam daun pisang dan disajikan dalam upacara.
6. Teh Talua
Minuman khas yang terbuat dari campuran kuning telur ayam kampung, gula, dan teh panas, dikocok hingga berbusa. Rasanya unik dan dipercaya dapat meningkatkan stamina.
Tersedia di kedai-kedai kopi tradisional di pusat kota.
Biasanya disajikan dalam gelas kaca tinggi dengan perasan jeruk nipis.
Bukittinggi adalah surga bagi pecinta kuliner. Setiap sajian bukan hanya menawarkan kelezatan, tapi juga cerita budaya dan warisan leluhur Minangkabau. Dari Nasi Kapau yang menggugah selera hingga Teh Talua yang penuh filosofi, mencicipi kuliner Bukittinggi adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan. (APS/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....