Tempoyak: Dari Tradisi Lokal ke Hidangan Unik yang Mendunia

  • 19 Jan 2025 13:28 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Musim durian adalah saat yang tepat untuk bereksplorasi membuat makanan dengan bahan dasar durian. Salah satunya adalah tempoyak. Tempoyak merupakan salah satu warisan budaya Melayu. Sebenarnya, Tempoyak tidak hanya dapat ditemukan di banyak provinsi di Sumatera seperti Jambi, Bengkulu dan Palembang, melainkan dapat juga ditemukan di wilayah Kalimantan, bahkan mancanegara.

Tempoyak adalah makanan tradisional yang terbuat dari durian yang difermentasi. Durian yang sudah matang dicampur dengan garam dan dibiarkan terfermentasi selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Proses fermentasi ini menghasilkan rasa yang agak asam dan tekstur yang lembut.

Tempoyak sering digunakan dalam masakan seperti gulai, sambal, atau dimasak bersama bahan lainnya seperti ikan atau ayam untuk menambah cita rasa yang khas. Aroma tempoyak yang kuat dan rasa asamnya membuatnya memiliki ciri khas yang sangat unik, yang disukai oleh sebagian orang.

Meskipun tidak semua orang bisa menerima bau durian yang kuat, tempoyak tetap menjadi bagian penting dari kuliner khas daerah di Indonesia. Melansir situs resmi Kota Jambi, berikut ini adalah cara membuat tempoyak.

Bahan-Bahan:

- Daging buah durian yang sudah matang (sekitar 2 kilogram)

- Garam (sekitar 200 gram)

Alat:

- Wadah fermentasi (terbuat dari keramik atau plastik)

- Penutup untuk wadah fermentasi

- Alat penghancur (misalnya blender atau penggiling daging)

- Sendok

Langkah-Langkah:

1. Bersihkan daging buah durian dari kulit dan bijinya. Hancurkan daging buah durian menggunakan blender atau penggiling hingga halus

2. Taruh daging durian yang sudah dihancurkan ke dalam wadah fermentasi. Tambahkan garam dan aduk rata

3. Tutup wadah fermentasi dan biarkan selama beberapa hari atau minggu. Ini tergantung pada suhu dan kelembapan di lingkungan sekitar. Proses fermentasi ini akan menghasilkan gelembung dan aroma khas tempoyak

4. Setelah beberapa waktu, buka tutup wadah fermentasi dan cek apakah tempoyak sudah matang atau belum

5. Tempoyak yang sudah matang memiliki aroma khas dan bertekstur lembek

6. Tempoyak siap disajikan atau dapat disimpan dalam kulkas untuk dikonsumsi nanti.

Tips:

1. Pastikan semua peralatan yang digunakan dalam proses pembuatan tempoyak bersih dan steril. Supaya proses fermentasi berjalan lancar dan tidak terkontaminasi bakteri yang tidak diinginkan

2. Pilih daging buah durian yang sudah matang dan cukup lunak untuk dihancurkan. Agar proses fermentasi berjalan dengan baik

3. Jangan lupa mencicipi tempoyak sebelum menyimpannya. Pastika rasanya sudah sesuai selera ya!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....