Manfaat Pisang Merah untuk Tubuh

  • 03 Sep 2024 09:46 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Ternyata dibalik rasanya yang nikmat dan warna - warna yang mempesona pisang memiliki manfaat sehat untuk tubuh, tentunya jika dikonsumsi sesuai porsinya. Salah satu pisang yang memiliki banyak khasiat sehat untuk tubuh adalah pisang merah, meskipun pisang merah langka. Dikutip dari klikdokter inilah manfaat pisang merah untuk tubuh:

1. Menjaga Tekanan Darah Tetap Stabil

Pisang merah memiliki sumber kalium dalam jumlah yang cukup. Kalium penting untuk menjaga kerja sel tubuh. Mineral penting ini juga menyehatkan jantung karena perannya dalam mengatur tekanan darah. Penelitian menunjukkan, banyak mengonsumsi makanan kaya kalium dapat membantu mengurangi tekanan darah. Sebuah tinjauan dari 22 studi terkontrol menemukan, konsumsi makanan yang memiliki kandungan kalium dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 7 mmHg. Efek ini paling kuat pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi pada awal penelitian. Mineral penting lainnya seperti magnesium juga dapat berperan dalam mengontrol tekanan darah. Satu pisang merah kecil menyediakan sekitar 8 persen kebutuhan harian untuk mineral ini. Sebuah tinjauan dari 10 penelitian mencatat, meningkatkan asupan magnesium sebesar 100 mg per hari dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi hingga 5 persen.

2. Menjaga Kesehatan Mata

Pisang merah punya carotenoid yang mana memberikan warna merah. Carotenoid sendiri terbagi jadi 2, yaitu lutein dan beta-karoten. Keduanya sama-sama membantu menjaga kesehatan mata dan menurunkan risiko degenerasi makula pada mata.

Dari enam penelitian yang telah dilakukan, ditemukan memakan makanan kaya lutein dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia lanjut sebesar 26 persen.

Beta-karoten adalah karotenoid yang mendukung kesehatan mata. Pisang merah memberikan lebih banyak kandungan ini dibanding varietas pisang lainnya. Beta-karoten dapat diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Nutrisi ini sudah tak asing lagi merupakan salah satu vitamin terpenting untuk kesehatan mata.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Vitamin B6 di dalam pisang merah juga berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin B6 dapat mengurangi produksi sel darah putih dan antibodi.

4. Mencegah Risiko Penyakit Kronis

Jumlah radikal bebas yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan ketidakseimbangan yang dikenal sebagai stres oksidatif. Kondisi ini berkaitan dengan penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Dengan mengonsumsi makanan tinggi antioksidan seperti pisang merah, risiko penyakit kronis bisa dicegah. Antioksidan utama di dalam pisang warna merah meliputi karotenoid, antosianin, dan vitamin C. Antioksidan tersebut menawarkan manfaat kesehatan sebagai pelindung. Satu tinjauan sistematis menemukan, asupan makanan antosianin mengurangi risiko penyakit jantung koroner sebesar 9 persen.

5. Menjaga Kesehatan Saluran Cerna

Seperti pisang kuning, pisang merah merupakan sumber serat prebiotik yang baik. Prebiotik adalah sejenis serat yang memberi makan bakteri baik di usus. Prebiotik di dalam pisang dapat mengurangi kembung dan sembelit, serta meningkatkan keragaman bakteri baik.

6. Membantu Mengelola Kondisi Diabetes

Penelitian menunjukkan, pengelolaan penyakit diabetes bergantung pada peningkatan kontrol glikemik. Nah, mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik lebih rendah dapat membantu mengurangi lonjakan kadar glukosa darah secara tiba-tiba. Sebuah penelitian mengamati, respons glikemik yang rendah pada pisang merah dapat bermanfaat bagi penderita diabetes. Pisang merah pun menghalangi aktivitas alfa-amilase dan alfa-glukosidase (enzim yang terlibat dalam sintesis glukosa).

7. Membantu Menurunkan Berat Badan

Dokter Atika menjelaskan, pisang merah mengandung tinggi serat dan nutrisi. Artinya, pisang ini relatif rendah lemak dan kalori. Serat di dalam pisang warna merah juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang cukup lama. Jadi, jenis ini baik dikonsumsi yang menjalani program penurunan berat badan. Selain itu, serat dapat meningkatkan bakteri baik di usus dan mengurangi peradangan. Hal ini akan membantu mengurangi risiko obesitas dan penyakit terkait lainnya, seperti diabetes dan gangguan kardiovaskular.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....