Raih Kebahagiaan Dengan Menerapkan "Stoikisme"

  • 21 Apr 2024 15:08 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Saat masalah melanda apa yang sering kita lakukan? Tetap tenang atau malah bertindak diluar kontrol? Mungkin kita pernah melihat beberapa orang yang terlihat tenang dalam menghadapi segala situasi dan permasalahan. Hal ini ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah dan teoritis dalam teori Stoa atau stoicoisme.

Gaya hidup yang menerapkan stoikisme tengah menjadi salah satu trend masyarakat milenial saat ini. Menurut kamus Oxford, stoikoisme adalah daya tahan terhadap rasa sakit atau kesulitan tanpa mengeluh. Stoicism merupakan ilmu filsafat Yunani kuno yang mulai dikenal pada awal abad ke 3 SM, yang didirikan oleh Zeno seorang filsuf Yunani dan Kleanthes serta Chrysippus.

Dalam aliran stoikisme ini ditekankan prinsip bahwa manusia merupakan makhluk yang mudah dipengaruhi secara emosi. Di Indonesia trend ini mulai berkembang seiring dengan para pesohor yang juga melakukannya. Sejumlah narasi mengenai stoikisme banyak manjadi topik diskusi dalam komunitas. Lalu bagaimana menerapkan gaya hidup stoikisme untuk meraih kebahagiaan?

1. Fokuslah pada hal-hal yang berada dibawah kendali kita sendiri, karena jika kita memikirkan hal-hal diluar kendali seperti kekayaan, kesehatan dan reputasi akan memicu timbulnya perasaan negatif yang akan merusak kebahagiaan .

2. Hidup harmonis dan selaras dengan alam dengan menjaganya.

3. Ciptakan kebahagiaan diri sendiri bukan berdasarkan apa yang orang lain katakan dan inginkan atas kita.

4. Tidak memperumit masalah tapi mempermudahnya

5. Senantiasa bersyukur atas apa yang kita miliki menjadi kunci utama dari prinsip hidup stoikisme. Masalah yang terjadi sudah ada yang mengatur kita hanya tinggal menjalani dan menerima dengan ikhlas.

Pada akhirnya gaya hidup stoikisme menggajarkan cara pandang bagaimana manusia menggutamakan tindakan kebaikan dalam segala hal. Kebahagiaan dapat dicapai dan ditemukan dengan menerima dunia secara apa adanya, sehingga membuat kita bertahan dari rasa sakit akibat keinginan dan ketakutan. Bagaimana, apa anda tertarik untuk menerapkan gaya hidup stoikisme ini?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....