Penyakit yang Sering Mengintai Penggemar Begadang

  • 30 Sep 2026 08:23 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Begadang atau tidur terlalu larut secara terus-menerus dapat mengganggu kesehatan tubuh dan menurunkan kualitas hidup. Kebiasaan ini membuat tubuh tidak memperoleh waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan energi dan menjalankan berbagai proses penting.

Salah satu masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan kurang tidur adalah obesitas. Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang sehingga seseorang lebih mudah makan berlebihan.

Kebiasaan begadang juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, terutama jika berlangsung dalam jangka panjang. Kurang tidur dapat memengaruhi sistem saraf dan hormon yang berperan dalam pengaturan tekanan darah.

Diabetes tipe 2 juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh orang yang sering mengalami kurang tidur. Pola tidur yang buruk dapat mengganggu sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa dalam tubuh.

Gangguan kesehatan jantung juga dapat berkaitan dengan pola tidur yang tidak sehat. Kurang tidur secara terus-menerus dikaitkan dengan peningkatan berbagai faktor risiko penyakit kardiovaskular, termasuk tekanan darah tinggi dan gangguan metabolisme.

Orang yang sering begadang juga lebih rentan mengalami gangguan suasana hati, seperti mudah cemas atau merasa tertekan. Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan emosi serta membantu otak mengelola stres.

Sistem kekebalan tubuh turut dipengaruhi oleh kualitas dan durasi tidur. Kurang tidur dapat mengganggu fungsi imun sehingga tubuh berpotensi lebih sulit menghadapi berbagai infeksi.

Masalah pencernaan juga dapat muncul ketika seseorang memiliki pola tidur yang tidak teratur, terutama jika begadang disertai kebiasaan makan larut malam. Waktu makan yang tidak teratur dan kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme serta kenyamanan saluran pencernaan.

Selain penyakit tertentu, begadang dapat menyebabkan rasa lelah, sulit berkonsentrasi, dan menurunkan kemampuan tubuh melakukan aktivitas sehari-hari. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat mengganggu produktivitas dan keselamatan, terutama ketika seseorang harus berkendara atau bekerja dengan konsentrasi tinggi.

Karena itu, membiasakan jadwal tidur yang teratur merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam agar tubuh memperoleh waktu pemulihan yang memadai. (MU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....