Jangan Dianggap Biasa, Kebiasaan Kecil Ini Bisa Berdampak pada Kesehatan Anak

  • 30 Sep 2026 08:23 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Masa kanak-kanak merupakan periode penting karena tubuh dan otak masih terus mengalami pertumbuhan serta perkembangan. Karena itu, kebiasaan sehari-hari yang terlihat sederhana dapat ikut membentuk pola hidup dan kesehatan anak dalam jangka panjang.

Salah satu kebiasaan yang sering terjadi adalah tidur terlalu larut, terutama karena anak masih ingin bermain, menonton, atau menggunakan gawai. Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas penting untuk mendukung proses pertumbuhan, pemulihan tubuh, kemampuan belajar, serta suasana hati anak.

Penggunaan gawai juga menjadi bagian dari kehidupan banyak anak saat ini. Jika waktunya tidak terkontrol dan terlalu banyak menggantikan aktivitas fisik, bermain, belajar, atau interaksi bersama keluarga, kebiasaan tersebut dapat membuat keseharian anak menjadi kurang seimbang.

Kebiasaan lain yang perlu diperhatikan adalah terlalu lama duduk dan jarang bergerak. Anak sebenarnya membutuhkan kesempatan untuk aktif melalui bermain, berjalan, berolahraga, atau berbagai kegiatan fisik yang sesuai dengan usia dan kemampuannya.

Pola makan juga tidak kalah penting karena anak terkadang lebih tertarik pada makanan atau minuman dengan rasa manis, gurih, dan tampilan menarik. Jika pilihan tersebut terlalu sering menggantikan makanan yang lebih beragam dan bergizi, anak bisa kehilangan kesempatan mendapatkan berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang.

Sarapan yang sering dilewatkan juga patut menjadi perhatian, terutama ketika anak terburu-buru berangkat sekolah. Membiasakan makan dengan komposisi yang seimbang pada waktu yang sesuai dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi anak sepanjang hari.

Kebersihan tangan merupakan kebiasaan sederhana lainnya yang terkadang terlupakan karena anak sedang asyik bermain. Membiasakan mencuci tangan dengan benar, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet atau beraktivitas di lingkungan yang kotor, merupakan bagian penting dari perilaku hidup bersih.

Anak juga perlu diajarkan untuk tidak mengabaikan sinyal dari tubuhnya. Keluhan seperti sering merasa lelah, sakit yang berulang, perubahan pola makan, gangguan tidur, atau keluhan kesehatan lainnya sebaiknya diperhatikan dan tidak selalu dianggap sebagai hal biasa.

Peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam membentuk kebiasaan tersebut. Anak umumnya lebih mudah mengikuti contoh yang mereka lihat setiap hari, sehingga kebiasaan sehat akan lebih mudah terbentuk ketika orang dewasa di sekitarnya juga menerapkannya.

Membangun kebiasaan sehat tidak harus dilakukan dengan aturan yang terlalu ketat atau perubahan besar sekaligus. Rutinitas sederhana seperti tidur dan bangun pada waktu yang teratur, menyediakan makanan beragam, membatasi waktu layar sesuai kebutuhan usia, aktif bergerak, menjaga kebersihan, serta menyediakan waktu untuk berbicara dengan anak dapat menjadi langkah awal yang berarti.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan anak bukan hanya tentang mengobati ketika mereka sakit. Justru dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang setiap hari, anak dapat belajar mengenal tubuhnya, merawat dirinya, dan tumbuh dengan pola hidup yang lebih sehat. (DEP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....