Hari Demokrasi Internasional
- 15 Sep 2026 10:44 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi- Setiap tanggal 15 September, dunia memperingati Hari Demokrasi Internasional atau International Day of Democracy. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hari Demokrasi Internasional ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2007. Peringatan ini bertujuan mendorong pemerintah dan masyarakat di berbagai negara untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi, termasuk kebebasan, kesetaraan, partisipasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pemilihan umum. Demokrasi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari, seperti kebebasan menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan pandangan, berdiskusi secara terbuka dan ikut mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan bersama.
Dalam negara demokrasi, masyarakat memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam menentukan arah pembangunan. Partisipasi tersebut dapat dilakukan melalui pemilu, organisasi masyarakat, forum warga, kegiatan sosial maupun berbagai ruang publik lainnya.
Namun, demokrasi juga membutuhkan tanggung jawab. Kebebasan berpendapat perlu disertai dengan sikap menghormati orang lain, menggunakan informasi yang benar dan menghindari penyebaran berita bohong maupun ujaran kebencian.
Di era digital, tantangan demokrasi semakin kompleks. Media sosial memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga dapat menjadi tempat berkembangnya disinformasi, provokasi dan perpecahan apabila digunakan tanpa bijak.
| Baca juga: Tetap Sehat saat Berkendara di Pagi Hari |
Karena itu, masyarakat perlu memiliki literasi digital dan kemampuan berpikir kritis. Perbedaan pilihan politik maupun pandangan seharusnya tidak menjadi alasan untuk memutus hubungan sosial dan menghilangkan rasa saling menghormati.
Bagi generasi muda, demokrasi merupakan ruang untuk berkontribusi dan menyuarakan gagasan. Anak muda dapat mengambil peran melalui pendidikan, kreativitas, kegiatan sosial, kewirausahaan, komunitas hingga keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan di lingkungannya.
Peringatan Hari Demokrasi Internasional menjadi pengingat bahwa demokrasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Demokrasi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat agar nilai kebebasan, keadilan, kesetaraan dan penghormatan terhadap perbedaan dapat terus tumbuh.
Pada akhirnya, demokrasi yang sehat bukan sekadar tentang siapa yang menang dalam sebuah pemilihan. Demokrasi adalah tentang bagaimana setiap orang dapat hidup dengan hak yang dihormati, memiliki kesempatan untuk bersuara dan tetap mampu menghargai mereka yang berbeda.(ZH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....