Kualitas Udara Sumbar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- 08 Sep 2026 08:37 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukkittinggi - Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Barat mengalami penurunan akibat kabut asap. Kondisi ini membuat masayarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangai aktivitas di luar ruangan.
Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pemancar Udara (ISPI) Kementrian Lingkungan Hidup dan badan Pengendalian Lingkungan Hidup, pada 7 September 2026 parameter PM2,% di Kota Padang tercatat mencapai 214,yang masuk kategori sangat tidak sehat.
| Baca juga: Kenali Prosedur Pembuangan Limbah Medis |
Sementara itu, stasiun pemantauan di Padang Pariaman mencatat ISPU PM2,5 sebesar 154, kategori tidak sehat. Penurunan kualitas udara tersebut berkaitan dengan kabut asap yang menyelimuti sejumlah daerah di Sumbar. Dinas Lingkungan Hidup Sumbar juga mencatat adanya titik panas serta dampak kebakaran hutan dan lahan dari propinsi tetangga yang turut memengaruhi kondisi udara.
Kondisi serupa juga dirasakan di sejumlah daerah. Di Kabupaten Agam,misalnya, pemantauan GAW Bukit Kototabang pad 7 September 80.9 mikrogram permeter kubik dengan ISPU sekitar 126,84 atau kategori tidak sehat.
Pemerintah mengimbau masayarakat, terutama anak anak, lanjut usia, ibu hamil,dan kelompok yang sensitif terhadap gangguan pernarfasan, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker juga di anjurkan ketika harus berpergian.
Masyarakat diminta tidak panik, namun tetap waspada dengan terus memantau perkembangan kulaitas udara melalui informasi resmi. Jika muncul keluhan seperti, batuk, mata perih, tenggorokan mengganjal atau sesak, sebaiknya segera mengurangai paparan asap dan mendapatkan pemeriksaan apabila keluhan semakin berat.
Kondisi kualitas udara dapat berubah sewaktu waktu tergantung arah angin, cuaca, dan perkembangan kebakaran hutan dan lahan. Karea itu, masayrakat diimbau mengutamakan kesehatan dan membatasi aktivitas luar ruangan selama kualitas udara belum membaik. (RS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....