Mengatasi Informasi Hoaks Imunisasi lewat Konsultasi Nakes
- 31 Agt 2026 08:12 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Beredarnya berbagai narasi tidak benar mengenai dampak negatif vaksinasi sering kali menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. Orang tua diimbau tidak mudah mempercayai desas-desus keliru yang disebarkan melalui saluran media sosial pribadi.
Dewi Angraini, Bidan Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi saat menjadi narasumber program Generasi Sehat di Programa 1 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi menjelaskan, kecemasan seputar efek samping pasca-imunisasi sebenarnya dapat diklarifikasi secara langsung kepada para tenaga medis profesional.
“Jika membaca informasi yang lain jangan langsung ditelaah, silakan tanyakan ke tenaga kesehatan terdekat,” sarannya.
Gejala ringan seperti nyeri lokal atau demam singkat pasca-suntikan merupakan reaksi alamiah pembentukan kekebalan tubuh. Kondisi ini dapat ditangani dengan mudah melalui petunjuk teknis perawatan sederhana yang diberikan petugas kesehatan.
Dewi menerangkan, pihak puskesmas selalu siap menyediakan layanan komunikasi dan konsultasi terbuka selama dua puluh empat jam. Masyarakat dapat memanfaatkan media sosial resmi puskesmas untuk menanyakan segala keraguan terkait keandalan serta keamanan vaksin.
Sosialisasi yang jujur dan transparan menjadi kunci utama untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap imunisasi. Kerja sama yang baik antara nakes dan warga akan mengikis ketakutan yang tidak beralasan.
Informasi medis yang benar dan bersumber dari ahli akan melindungi masyarakat dari dampak penyesatan informasi. Mari bijak menyaring setiap kabar demi memastikan keselamatan serta kesehatan anak-anak kita tetap terjaga. (DR/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....