MKS Wakili Bukittinggi dalam Lomba Penilaian Posyandu Tingkat Propinsi Sumbar
- 28 Agt 2026 06:05 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi – Dua Posyandu dari Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, mewakili Kota Bukittinggi dalam Penilaian Posyandu dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Kedua perwakilan tersebut yakni Posyandu Melati Kelurahan Campago Guguk Bulek untuk kategori Posyandu Terbaik dan Kader Posyandu Merpati 2 Kelurahan Campago Ipuh untuk kategori Kader Posyandu Terbaik.


Kegiatan penyampaian ekspos atau pemaparan penilaian dilaksanakan Kamis (27/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Camat Mandiangin Koto Selayan Fachrul Razi, SE, MM, Kp, bersama Lurah Campago Guguk Bulek H. Melda Al-Qamar, ST dan Lurah Campago Ipuh Ath Thariq S, STP, turut mengantar para kader untuk mengikuti tahapan penilaian tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Kedua Posyandu tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebagai Posyandu dan kader terbaik pada tingkat Kota Bukittinggi, sehingga dipercaya membawa nama daerah pada penilaian tingkat provinsi.
Penilaian Posyandu Berprestasi atau Posyandu Terintegrasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat merupakan evaluasi tahunan untuk melihat sejauh mana kualitas pengelolaan, kinerja kader, kelengkapan administrasi serta inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam penilaian, antara lain administrasi dan kelembagaan, kelengkapan buku administrasi, profil serta struktur organisasi Posyandu. Selain itu, turut dinilai pelaksanaan hari buka Posyandu, pelayanan lima meja, pencatatan dan penyuluhan kepada masyarakat.
Kemampuan kader juga menjadi salah satu indikator penting, terutama kompetensi dalam memberikan informasi kesehatan serta melakukan pengisian KMS dan KIA. Sarana dan prasarana, termasuk ketersediaan alat ukur dan timbang yang standar serta kenyamanan tempat pelayanan, turut menjadi bagian penilaian.
Tidak kalah penting adalah inovasi dan peran serta masyarakat melalui berbagai kegiatan pendukung, seperti pemanfaatan pekarangan, pelayanan Posyandu lansia, hingga program pencegahan dan penanganan stunting.
Penilaian tersebut sekaligus menjadi sarana menambah pengetahuan dan meningkatkan kapasitas kader mengenai tata kelola Posyandu yang baik. Dalam proses penilaian, materi yang dipaparkan dalam ekspos harus benar-benar sesuai dengan kondisi dan pelaksanaan pelayanan yang terlihat di lapangan.
Fokus penilaian tahun ini diarahkan pada transformasi layanan primer, penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), serta pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.
Penilaian Posyandu dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 diselenggarakan Dinas Kesehatan bersama lintas sektor terkait. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di seluruh daerah.
Penilaian tingkat provinsi tersebut diikuti oleh perwakilan dari 16 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Keikutsertaan Posyandu Melati dan Kader Posyandu Merpati 2 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat semangat para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik serta meningkatkan partisipasi masyarakat di Kota Bukittinggi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....