Bersenandung Jadi Trik Instan Menenangkan Pikiran saat Cemas

  • 23 Agt 2026 20:39 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ketika kecemasan tiba-tiba menyerbu, bersenandung sederhana bisa menjadi jeda kecil untuk membantu pikiran kembali tenang sebelum kekhawatiran membesar. Suara lembut yang keluar perlahan membuat perhatian bergeser dari kekhawatiran menuju ritme napas dan sensasi tubuh yang dirasakan.

Caranya cukup mudah, tarik napas melalui hidung, kemudian hembuskan perlahan sambil mengeluarkan suara mmm secara lembut beberapa detik. Ulangi beberapa kali sambil menjaga bahu tetap rileks, sehingga perhatian perlahan beralih dari pikiran mengganggu menuju sensasi tubuh.

Riset yang dipublikasikan melalui PubMed pada 2026 menunjukkan, teknik humming breathing dapat membantu memperlambat pola pernapasan seseorang. Penelitian tersebut juga menemukan perubahan sejumlah indikator variabilitas denyut jantung setelah peserta melakukan latihan pernapasan sambil bersenandung.

Dalam penelitian itu, 24 orang dewasa sehat mengikuti beberapa sesi untuk membandingkan kondisi istirahat, pernapasan dalam, serta humming terkontrol. Hasil penelitian menunjukkan humming menghasilkan pola pernapasan lebih stabil dibandingkan kondisi istirahat biasa pada peserta penelitian tersebut.

Temuan tersebut menarik karena menunjukkan manfaat bersenandung kemungkinan berkaitan dengan pengaturan pernapasan sekaligus respons sistem saraf tubuh.Demikian, penelitian itu belum membuktikan humming sebagai terapi kecemasan, sehingga penggunaannya sebaiknya dipahami sebagai strategi sementara.

Ketika pikiran terasa penuh, lakukan humming beberapa putaran sambil memperlambat napas dan mengurangi rangsangan sekitar untuk sesaat. Jika kecemasan terus muncul, mengganggu aktivitas, atau terasa semakin berat, pertimbangkan berkonsultasi dengan tenaga profesional kesehatan mental.

Bersenandung menjadi trik sederhana karena tidak membutuhkan alat, tempat khusus, maupun persiapan panjang untuk dilakukan kapan saja. Suara mmm beberapa detik dapat menjadi pengingat sederhana bahwa tubuh juga membutuhkan kesempatan berhenti sejenak dari tekanan. (AS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....