Cabai Bukan Sekadar Pedas, ternyata Bisa Redakan Nyeri Alami

  • 03 Agt 2026 09:20 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Selama ini cabai lebih dikenal sebagai bahan makanan yang memberi sensasi pedas pada masakan. Namun, di balik rasa panas yang ditimbulkannya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa cabai juga menyimpan potensi membantu mengurangi rasa nyeri pada kondisi tertentu.

Temuan tersebut memberi gambaran bahwa respons tubuh terhadap makanan pedas ternyata lebih kompleks dari yang selama ini dipahami. Sensasi terbakar yang muncul di lidah tidak hanya memengaruhi indra perasa, tetapi juga dapat memengaruhi cara otak menerima sinyal rasa sakit.

Dalam penelitian tersebut, peserta yang mendapat rangsangan rasa pedas menunjukkan penurunan persepsi terhadap nyeri dengan intensitas tinggi. Sementara itu, pada rasa sakit yang lebih ringan, efek serupa tidak ditemukan sehingga manfaatnya dinilai masih terbatas pada kondisi tertentu.

Para peneliti menjelaskan bahwa efek tersebut berkaitan dengan kapsaisin, senyawa alami yang menjadi sumber rasa pedas pada cabai. Senyawa ini bekerja dengan merangsang reseptor saraf yang berkaitan dengan sensasi panas sehingga mengubah cara tubuh memproses sinyal nyeri.

Mekanisme itu sebenarnya bukan hal baru di dunia kesehatan. Kapsaisin telah lama dimanfaatkan sebagai bahan dalam berbagai produk pereda nyeri, seperti krim dan plester, terutama untuk membantu mengurangi keluhan pada otot, persendian, maupun gangguan saraf.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa hasil penelitian ini bukan berarti masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan pedas sebanyak mungkin. Terlalu banyak cabai justru dapat memicu gangguan pencernaan, terutama bagi orang yang memiliki lambung sensitif.

Maka dari itu, manfaat cabai sebaiknya dipahami sebagai bagian dari temuan ilmiah yang masih terus dikembangkan. Mengonsumsi cabai dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang tetap menjadi pilihan yang lebih aman dibanding menjadikannya sebagai pengganti pengobatan medis. (AS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....