Penyebab Mimisan pada Anak, dan Cara Mengatasinya
- 21 Jul 2026 08:28 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Mimisan adalah kondisi ketika darah keluar dari hidung akibat pecahnya pembuluh darah di dalam rongga hidung. Dalam istilah medis, mimisan disebut epistaksis. Mimisan dapat terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Sebagian besar kasus berasal dari bagian depan hidung (anterior) dan umumnya tidak berbahaya serta dapat berhenti dengan pertolongan pertama yang tepat.
Saat tidur, mimisan dapat terjadi tanpa disadari. Darah bisa mengalir keluar dari hidung atau mengalir ke belakang tenggorokan sehingga baru diketahui ketika seseorang terbangun dan merasakan darah di mulut atau melihat noda darah pada bantal.
Saat bangun tidur, mimisan juga dapat muncul karena lapisan dalam hidung menjadi kering selama semalaman, terutama jika tidur di ruangan ber-AC, cuaca sedang kering, atau mengalami pilek maupun alergi. Kondisi tersebut membuat pembuluh darah kecil di hidung lebih mudah pecah saat mengusap hidung, bersin, atau membuang ingus.
Jika mimisan saat tidur atau bangun tidur hanya sesekali dan berhenti dengan pertolongan pertama, umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, bila mimisan sering terjadi, berlangsung lebih dari 20 menit, jumlah darah banyak, atau disertai gejala lain seperti mudah memar, lemas, atau perdarahan di bagian tubuh lain, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Dilansir melalui Alodokter, berikut Sederet Penyebab Mimisan pada Anak saat Tidur
| Baca juga: Atasi Sakit Kepala Secara Alami |
Keluarnya darah dari hidung Si Kecil mungkin akan mengejutkan dan membuat Anda khawatir. Namun, tidak perlu panik. Anak-anak memang lebih mudah mengalami mimisan dibandingkan orang dewasa, sebab pembuluh darah dalam hidung mereka lebih banyak dan tipis.
Ada beberapa penyebab hal lain yang dapat menjadi penyebab mimisan pada anak saat tidur, yaitu:
1. Sering mengorek hidung
Penyebab mimisan pada anak saat tidur yang pertama adalah kebiasaan sering mengorek hidung. Saat melakukan hal ini, ujung kuku yang digunakan untuk mengorek hidung bisa merobek atau melukai pembuluh darah kecil yang terletak di dalam hidung. Inilah alasan mengapa Si Kecil bisa mimisan ketika asyik mengorek hidungnya.
2. Udara kering
| Baca juga: Beragam Buah untuk Melancarkan BAB |
Terlalu sering berada di ruangan ber-AC dalam waktu yang lama membuat rongga hidung menjadi kering. Hal ini kemudian akan menimbulkan kerak akibat mengeringnya lendir di dalam hidung, yang akan mengiritasi mukosa hidung. Ketika digaruk, darah akan keluar dari pembuluh darah di dalam hidung.
3. Alergi atau pilek
Penyakit yang bisa menimbulkan gejala berupa hidung tersumbat dan iritasi, seperti pilek, sinusitis, dan alergi, dapat menyebabkan mimisan. Selain itu, debu di kamar juga bisa menjadi pemicu timbulnya alergi pada anak. Saat terjadi peradangan akibat alergi atau iritasi pada mukosa hidung, pembuluh darah akan menjadi semakin rapuh dan mudah berdarah.
4. Cedera pada hidung
Sebagian anak sering mengigau saat tertidur. Beberapa anak bahkan ada yang dapat berjalan atau meronta ketika mengigau. Hal ini bisa membuat anak mengalami cedera akibat terbenturnya wajah ke tepi tempat tidur atau tembok.
Jika hal ini terjadi, Si Kecil bisa mengalami mimisan akibat cedera di hidung. Selain karena cedera akibat mengigau saat tidur, mimisan pada anak saat tidur juga bisa terjadi akibat masuknya benda asing ke dalam hidung Si Kecil.
5. Gangguan pembekuan darah
Meski jarang terjadi, salah satu hal yang dapat menyebabkan Si Kecil sering mengalami mimisan adalah gangguan pembekuan darah. Kondisi ini bisa terjadi karena efek samping obat-obatan, seperti obat pengencer darah, atau penyakit tertentu.
Anak yang memiliki gangguan pembekuan darah dapat mengalami pendarahan secara mendadak, seperti di saat menjelang tidur atau sering mimisan ketika sedang beraktivitas di sekolah dan bermain. (TW/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....