Beragam Penyebab Jempol Kaki Kebas
- 13 Jul 2026 20:52 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittingi - Jempol kaki yang terasa kebas dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari penggunaan alas kaki yang kurang sesuai, hingga gangguan kesehatan tertentu seperti diabetes atau masalah pada sistem saraf.
Memahami beragam penyebab jempol kaki kebas penting dilakukan agar kondisi yang mendasarinya dapat dikenali lebih awal dan ditangani dengan tepat. Dikutip dari alodokter ada beberapa kondisi yang sering menjadi penyebab jempol kaki kebas, berikut di antaranya:
1. Tekanan pada saraf
Beberapa kebiasaan, seperti mengenakan sepatu yang terlalu sempit sehingga jari-jari kaki terhimpit, atau jika sering duduk bersila, menyilangkan kaki, atau berlutut dalam waktu lama, bisa menjadi salah satu penyebab jempol kaki kebas.
Hal itu bisa terjadi karena kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat menekan saraf tepi di kaki, misalnya saraf peroneal atau saraf tibialis sehingga aliran sinyal dari saraf ke otak terganggu dan menyebabkan sensasi kebas atau kesemutan pada jempol kaki.
2. Gangguan aliran darah
Aliran darah yang kurang lancar ke daerah kaki, terutama jempol kaki, dapat menyebabkan jaringan di area tersebut kekurangan oksigen dan nutrisi. Nah, saat aliran darah terganggu, sensasi kebas, kesemutan, atau rasa dingin bisa muncul pada jempol dan bagian kaki lainnya.
Jempol kaki kebas akibat gangguan aliran darah ini bisa terjadi jika Anda berdiri terlalu lama, duduk dengan posisi kaki tertekuk dalam waktu lama, mengalami varises, atau bahkan karena adanya penyumbatan di pembuluh darah (penyakit arteri perifer) akibat kolesterol tinggi atau penggumpalan darah.
3. Kekurangan vitamin B
Vitamin B, seperti vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12 sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf. Oleh karena itu, jika tubuh kekurangan salah satu vitamin ini, hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa saraf tubuh, termasuk saraf tepi yang ada di kaki. Akibatnya, Anda bisa mengalami beberapa masalah, termasuk jempol kaki kebas.
Kekurangan vitamin B bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari pola makan tidak seimbang, gangguan penyerapan nutrisi seperti pada penderita gangguan lambung, atau karena konsumsi alkohol berlebihan.
4. Diabetes
| Baca juga: Beragam Manfaat Buah Sukun bagi Kesehatan |
Diabetes adalah salah satu penyebab jempol kaki kebas. Pasalnya, kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu panjang dapat merusak pembuluh darah kecil dan serabut saraf di daerah kaki. Kondisi ini dikenal dengan istilah neuropati diabetik.
Jika tidak dikontrol, jempol kaki kebas akibat diabetes dapat meluas ke seluruh kaki dan disertai kelemahan otot, hingga akhirnya menurunkan kemampuan berjalan dan meningkatkan risiko munculnya luka di kaki.
5. Cedera pada kaki
Cedera, seperti patah tulang, terkilir, atau luka sayat pada area jempol, bisa merusak atau menekan saraf di sekitar jari kaki. Selain itu, cedera pada area jempol juga dapat memicu pembengkakan yang menambah tekanan pada saraf.
Akibatnya, Anda dapat mengalami baal atau kebas pada jempol. Dalam beberapa kasus, sensasi kebas pada jempol kaki bisa berlangsung lama setelah cedera terjadi, terutama jika saraf mengalami kerusakan serius.
6. Gangguan tulang belakang
| Baca juga: Manfaat Ikan Bandeng bagi Kesehatan Tubuh |
Saraf yang mengatur pergerakan dan sensasi pada jempol kaki berasal dari tulang belakang bagian bawah (lumbal). Jika terdapat masalah di tulang belakang, misalnya saraf terjepit akibat hernia nukleus pulposus (HNP) atau kelainan bentuk tulang belakang, maka sinyal saraf ke kaki bisa terganggu.
Akibatnya, jempol kaki kebas. Selain menyebabkan kebas pada kaki, kondisi ini juga sering disertai nyeri punggung bawah dan terkadang juga membuat Anda sulit menggerakkan kaki secara normal.
7. Konsumsi alkohol berlebihan
Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan jempol kaki kebas. Pasalnya, konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dapat merusak saraf tepi yang ada di jempol kaki. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai neuropati alkoholik.
Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu penyerapan vitamin B, terutama vitamin B1, yang berperan penting dalam menjaga fungsi saraf. Akibatnya, jempol kaki kebas, kesemutan, atau baal yang dapat muncul secara bertahap dan semakin memburuk jika kebiasaan tersebut terus berlanjut.
8. Penyakit autoimun
Beberapa penyakit autoimun, seperti lupus, rheumatoid arthritis, atau sindrom Guillain-Barré, dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan saraf. Akibatnya, fungsi saraf terganggu dan muncul keluhan berupa jempol kaki kebas.
Pada sebagian penderita, keluhan ini juga dapat disertai nyeri sendi, mudah lelah, atau gangguan pada bagian tubuh lainnya, tergantung jenis penyakit autoimun yang dialami. (AKW/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....