Sering Sakit di Pundak saat Tidur

  • 03 Jul 2026 08:42 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Bangun tidur dengan rasa nyeri di pundak merupakan keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini bisa muncul sesekali akibat posisi tidur yang kurang tepat, tetapi jika terjadi berulang kali, nyeri pundak dapat menjadi tanda adanya gangguan pada otot, sendi, atau jaringan di sekitar bahu yang memerlukan perhatian lebih.

Salah satu penyebab paling umum adalah posisi tidur yang memberikan tekanan berlebih pada bahu. Tidur menyamping dengan berat badan bertumpu pada satu pundak dalam waktu lama dapat menekan otot, tendon, dan sendi sehingga menimbulkan rasa nyeri saat bangun. Penggunaan bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah juga dapat membuat posisi leher dan bahu tidak sejajar, sehingga memicu ketegangan otot.

Selain faktor posisi tidur, nyeri pundak saat tidur juga dapat disebabkan oleh cedera pada otot atau tendon akibat aktivitas sehari-hari, seperti mengangkat beban berat, olahraga berlebihan, atau gerakan berulang. Kondisi seperti radang tendon (tendinitis), radang kantung sendi (bursitis), hingga robekan pada rotator cuff juga dapat menyebabkan rasa sakit yang justru semakin terasa pada malam hari.

Pada sebagian orang, nyeri pundak saat tidur juga berkaitan dengan penyakit tertentu, seperti osteoartritis, bahu beku (frozen shoulder), atau saraf yang terjepit di area leher. Jika nyeri disertai kesemutan, mati rasa, atau kelemahan pada lengan, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Untuk mengurangi keluhan, cobalah mengubah posisi tidur agar tidak bertumpu pada pundak yang sakit. Jika tidur menyamping, letakkan bantal di depan tubuh untuk menopang lengan sehingga beban pada bahu berkurang. Bagi yang tidur telentang, menempatkan bantal kecil di bawah lengan dapat membantu menjaga posisi bahu tetap nyaman. Selain itu, gunakan kasur dan bantal yang mampu menopang tubuh dengan baik.

Kompres dingin selama 15–20 menit dapat membantu meredakan nyeri yang baru muncul akibat cedera ringan, sedangkan kompres hangat bermanfaat untuk mengurangi kekakuan otot. Melakukan peregangan ringan dan latihan penguatan bahu secara rutin juga dapat membantu menjaga kelenturan serta mengurangi risiko nyeri berulang.

Segera periksakan diri ke dokter apabila nyeri pundak berlangsung lebih dari beberapa minggu, semakin berat, mengganggu aktivitas sehari-hari atau kualitas tidur, atau disertai pembengkakan, kemerahan, demam, kelemahan lengan, maupun nyeri hebat setelah cedera.

Nyeri pundak saat tidur memang sering kali disebabkan oleh posisi tidur yang kurang tepat, tetapi keluhan yang berlangsung terus-menerus tidak boleh diabaikan. Dengan mengetahui penyebabnya dan melakukan penanganan yang sesuai, kualitas tidur dapat kembali membaik dan aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan lebih nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....