Efek Buruk Makan Malam Terhadap Pembakaran Kalori
- 30 Jun 2026 08:58 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kebiasaan menyantap makanan berat di dekat waktu tidur malam ternyata menyimpan dampak buruk bagi metabolisme tubuh. Kebiasaan ini secara ilmiah dapat memicu fenomena penurunan efisiensi pembakaran kalori alami atau efek termogenik.
Saat Anda makan larut malam, tubuh secara otomatis akan menurunkan laju metabolisme basal untuk persiapan tidur. Akibatnya, energi dari makanan yang baru masuk tidak akan diubah menjadi panas tubuh melainkan lemak.
| Baca juga: Inilah Waktu yang Baik untuk Makan |
Penelitian medis terbaru menunjukkan bahwa kondisi ini mempercepat penumpukan jaringan lemak visceral di sekitar perut Anda. Risiko mengalami obesitas dan gangguan fungsi metabolisme seperti diabetes akan meningkat drastis setiap hari.
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat mengganggu produksi hormon pertumbuhan pada malam hari. Padahal, hormon tersebut sangat dibutuhkan tubuh untuk proses perbaikan jaringan serta pembakaran lemak yang optimal.
| Baca juga: Beragam Cara Diet tanpa Olahraga |
Untuk mencegah dampak buruk ini, berikan jeda minimal tiga jam antara makan malam dan waktu tidur. Langkah sederhana ini memberikan waktu yang cukup bagi lambung untuk menyelesaikan proses pencernaan dengan baik.
Jika Anda merasa sangat lapar di malam hari, pilihlah camilan ringan yang rendah kalori saja. Konsumsi sedikit buah potong atau segelas air putih hangat untuk meredakan rasa lapar tanpa membebani tubuh.
Mari perbaiki pola makan harian demi menjaga keseimbangan metabolisme dan kesehatan fisik jangka panjang kita. Disiplin menjaga waktu makan akan membantu Anda mempertahankan berat badan ideal dan tubuh yang bugar.
(RM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....