Kenapa Kita Lebih Sering Menyimpan Masalah dari pada Cerita?

  • 24 Jun 2026 21:28 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak orang lebih memilih diam saat sedang punya masalah. Kita tetap tersenyum, tetap menjalani hari seperti biasa, tetapi tidak pernah benar-benar menceritakan apa yang sedang dirasakan. Bukan karena tidak ingin didengar, melainkan karena terasa lebih mudah menyimpan semuanya sendiri.

Salah satu alasannya adalah karena kita takut dianggap merepotkan. Kita khawatir orang lain akan bosan, tidak mengerti, atau menganggap masalah kita tidak penting. Banyak orang terbiasa memendam perasaan karena takut dinilai lemah atau dianggap terlalu banyak mengeluh.

Selain itu, tidak semua orang merasa punya tempat yang aman untuk bercerita. Ada yang pernah diabaikan, tidak didengarkan, atau bahkan disalahkan saat mencoba terbuka. Akibatnya, kita mulai percaya bahwa lebih baik diam daripada kecewa lagi.

Banyak orang juga terbiasa menjadi tempat cerita bagi orang lain, tetapi tidak pernah merasa bisa melakukan hal yang sama. Mereka selalu mendengarkan, membantu, dan terlihat kuat. Padahal, orang yang terlihat paling kuat sering kali justru paling sulit untuk meminta bantuan.

Menyimpan semuanya sendiri tidak selalu membuat kita lebih kuat. Ada saat ketika kita juga butuh didengar dan tidak harus menghadapi semuanya sendirian. Kadang, bercerita bukan tentang mencari solusi, tetapi tentang merasa bahwa kita tidak sendirian. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....