Fenomena Merasa Tidak Pantas Dicintai, atau Dibanggakan

  • 15 Jun 2026 08:10 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak orang sulit percaya bahwa dirinya layak dicintai atau dibanggakan. Saat ada yang memuji, kita justru merasa tidak enak atau menganggap mereka hanya basa-basi. Bahkan ketika seseorang benar-benar peduli, ada bagian dari diri yang tetap bertanya, “Kenapa mereka mau?”

Perasaan ini sering muncul karena kita terlalu terbiasa melihat kekurangan diri sendiri. Kita tahu semua kesalahan, kegagalan, dan hal-hal yang belum bisa kita capai. Seseorang yang terlalu keras pada dirinya sendiri akan lebih sulit menerima cinta dan penghargaan dari orang lain.

Selain itu, banyak orang tumbuh dengan perasaan bahwa dirinya harus “cukup baik” dulu agar pantas dicintai. Kita berpikir harus lebih cantik, lebih sukses, lebih pintar, atau lebih sempurna sebelum layak dihargai. Akibatnya, kita terus merasa kurang meski sebenarnya sudah banyak hal baik dalam diri kita.

Pengalaman masa lalu juga bisa membuat seseorang sulit merasa pantas. Jika dulu kita sering dibandingkan, diremehkan, atau hanya dihargai saat berhasil, kita mulai percaya bahwa nilai diri tergantung pada apa yang kita capai. Penelitian menyoroti bahwa ketika harga diri dibangun dari validasi luar, seseorang akan terus merasa tidak cukup.

Padahal, dicintai dan dibanggakan bukan sesuatu yang harus selalu kita “dapatkan” dengan menjadi sempurna. Kita tetap layak dicintai bahkan saat sedang gagal, lelah, atau belum tahu arah hidup. Dan sering kali, satu-satunya alasan kita merasa tidak pantas adalah karena terlalu lama melihat diri sendiri dengan cara yang salah. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....