Berbagai Cara agar Anak Fokus Belajar
- 09 Jun 2026 21:24 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Belajar merupakan salah satu aktivitas penting yang mendukung tumbuh kembang anak. Namun, tidak sedikit orang tua yang menghadapi tantangan ketika anak sulit berkonsentrasi saat belajar. Gangguan dari lingkungan sekitar, penggunaan gadget yang berlebihan, hingga kurangnya motivasi dapat membuat fokus anak mudah teralihkan.
Oleh karena itu, orang tua perlu memahami berbagai cara yang efektif untuk membantu anak lebih fokus belajar agar proses belajar menjadi lebih optimal, menyenangkan, dan memberikan hasil yang maksimal. Dikutip dari alodokter Agar anak fokus belajar, ada beberapa cara agar yang dapat Bunda lakukan di rumah, yaitu:
1. Buat jadwal belajar yang konsisten tetapi fleksibel
Salah satu cara agar anak fokus belajar adalah dengan membuat jadwal belajar yang teratur. Bunda dapat menentukan waktu belajar yang sama setiap hari, misalnya setelah mandi sore atau tidur siang, agar anak lebih terbiasa untuk fokus. Namun, tetap sesuaikan dengan kondisi dan mood anak supaya ia tidak merasa terpaksa ya, Bunda.
2. Kurangi distraksi di sekitar anak
Cara agar anak fokus belajar berikutnya adalah dengan mengurangi distraksi di sekitar tempat belajar, Bun. Soalnya, lingkungan yang terlalu ramai atau penuh gangguan dapat membuat anak sulit berkonsentrasi. Saat waktu belajar tiba, usahakan untuk menghindari anak dari berbagai hal yang dapat mengalihkan perhatiannya, seperti televisi, gadget, atau mainan favoritnya. Selain itu, pilihlah tempat belajar yang nyaman, terang, dan rapi agar anak lebih mudah berkonsentrasi.
3. Berikan stimulasi yang tepat
Cara agar anak fokus belajar juga dapat dilakukan dengan memberikan stimulasi yang sesuai usianya nih, Bun. Anak biasanya lebih mudah berkonsentrasi ketika belajar dilakukan dengan cara yang menyenangkan.
Contohnya, anak usia balita bisa diajak belajar lewat bermain balok, mengenal warna, atau membaca buku bergambar. Sementara itu, anak usia sekolah dapat diberikan permainan edukatif, kuis sederhana, atau aktivitas kreatif, seperti menggambar dan mewarnai.
4. Pastikan anak mendapat istirahat yang cukup
Cara agar anak fokus belajar juga perlu didukung dengan waktu istirahat yang cukup lho, Bunda. Kurang tidur dapat membuat anak jadi mudah lelah, rewel, dan sulit berkonsentrasi saat belajar. Karena itu, pastikan anak memiliki waktu tidur yang cukup sesuai usianya agar tubuh dan otaknya dapat beristirahat dengan optimal.
Sebagai informasi, balita umumnya membutuhkan tidur sekitar 11–14 jam per hari termasuk tidur siang, sedangkan anak usia sekolah membutuhkan sekitar 9–12 jam waktu tidur setiap hari.
5. Berikan asupan bernutrisi untuk dukung akal cermat
Nutrisi juga berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kemampuan belajar anak. Oleh karena itu, pastikan Bunda memberikan asupan bergizi seimbang setiap hari, mulai dari protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, hingga mineral. Nutrisi tersebut bisa diperoleh dari aneka makanan sehat, seperti ikan, telur, daging, sayur, buah, kacang-kacangan, dan susu, Bun.
6. Pilih minuman praktis untuk anak aktif
Di tengah aktivitas si Kecil yang padat, Bunda juga bisa memberikan dukungan nutrisi tambahan melalui susu UHT Frisian Flag Nutribrain Omega. Susu ini mengandung omega-3, omega-6, serta berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian anak. Rasanya nikmat dan memiliki nutrisi yang dibutuhkan untuk anak cermat, sehingga cocok dikonsumsi di sela aktivitas belajar maupun bermain.
Salah satu cara agar anak fokus belajar adalah dengan membuat jadwal belajar yang teratur. Bunda dapat menentukan waktu belajar yang sama setiap hari, misalnya setelah mandi sore atau tidur siang, agar anak lebih terbiasa untuk fokus. Namun, tetap sesuaikan dengan kondisi dan mood anak supaya ia tidak merasa terpaksa ya, Bunda.
7. Kurangi distraksi di sekitar anak
Cara agar anak fokus belajar berikutnya adalah dengan mengurangi distraksi di sekitar tempat belajar, Bun. Soalnya, lingkungan yang terlalu ramai atau penuh gangguan dapat membuat anak sulit berkonsentrasi. Saat waktu belajar tiba, usahakan untuk menghindari anak dari berbagai hal yang dapat mengalihkan perhatiannya, seperti televisi, gadget, atau mainan favoritnya. Selain itu, pilihlah tempat belajar yang nyaman, terang, dan rapi agar anak lebih mudah berkonsentrasi.
8. Berikan stimulasi yang tepat
Cara agar anak fokus belajar juga dapat dilakukan dengan memberikan stimulasi yang sesuai usianya nih, Bun. Anak biasanya lebih mudah berkonsentrasi ketika belajar dilakukan dengan cara yang menyenangkan.
Contohnya, anak usia balita bisa diajak belajar lewat bermain balok, mengenal warna, atau membaca buku bergambar. Sementara itu, anak usia sekolah dapat diberikan permainan edukatif, kuis sederhana, atau aktivitas kreatif, seperti menggambar dan mewarnai.
9. Pastikan anak mendapat istirahat yang cukup
Cara agar anak fokus belajar juga perlu didukung dengan waktu istirahat yang cukup lho, Bunda. Kurang tidur dapat membuat anak jadi mudah lelah, rewel, dan sulit berkonsentrasi saat belajar. Karena itu, pastikan anak memiliki waktu tidur yang cukup sesuai usianya agar tubuh dan otaknya dapat beristirahat dengan optimal.
Sebagai informasi, balita umumnya membutuhkan tidur sekitar 11–14 jam per hari termasuk tidur siang, sedangkan anak usia sekolah membutuhkan sekitar 9–12 jam waktu tidur setiap hari.
10. Berikan asupan bernutrisi untuk dukung akal cermat
Nutrisi juga berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kemampuan belajar anak. Oleh karena itu, pastikan Bunda memberikan asupan bergizi seimbang setiap hari, mulai dari protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, hingga mineral. Nutrisi tersebut bisa diperoleh dari aneka makanan sehat, seperti ikan, telur, daging, sayur, buah, kacang-kacangan, dan susu, Bun.
11. Pilih minuman praktis untuk anak aktif
Di tengah aktivitas si Kecil yang padat, Bunda juga bisa memberikan dukungan nutrisi tambahan melalui susu UHT Frisian Flag Nutribrain Omega. Susu ini mengandung omega-3, omega-6, serta berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian anak. Rasanya nikmat dan memiliki nutrisi yang dibutuhkan untuk anak cermat, sehingga cocok dikonsumsi di sela aktivitas belajar maupun bermain. (AKW/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....