Selama Ini Banyak Orang Salah Cara Menghilangkan Stres
- 31 Mei 2026 13:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Stres sering dianggap hal yang wajar di kehidupan modern. Tuntutan kerja, tugas sekolah, masalah sosial, sampai tekanan dari media sosial membuat banyak orang merasa lelah secara mental. Tapi yang menarik, ternyata banyak orang justru salah dalam cara menghilangkan stres, karena fokusnya hanya pada pelarian sementara, bukan pemulihan yang benar-benar menenangkan pikiran.
Salah satu kesalahan paling umum adalah menganggap “healing” hanya berarti kabur dari masalah. Banyak orang memilih scrolling tanpa henti, belanja impulsif, atau main game berjam-jam sebagai cara melupakan stres. Memang terasa nyaman sesaat, tetapi setelah itu pikiran biasanya kembali kosong atau bahkan lebih lelah karena masalahnya tidak benar-benar selesai.
Ada juga yang mengira tidur berlebihan bisa menghilangkan stres sepenuhnya. Padahal, tidur memang membantu pemulihan tubuh, tetapi jika dilakukan sebagai pelarian tanpa mengatur pola hidup, stres tetap menumpuk. Justru yang dibutuhkan adalah keseimbangan antara istirahat, aktivitas, dan pengelolaan pikiran yang lebih sehat.
| Baca juga: Pentingnya Bersyukur bagi Kesehatan Mental |
Kesalahan lainnya adalah memendam stres sendirian tanpa mencari ruang untuk bercerita. Banyak orang merasa harus kuat sendiri, padahal otak manusia justru lebih ringan ketika bisa berbagi beban dengan orang lain. Menyimpan semua tekanan tanpa outlet emosional sering membuat stres berubah menjadi kecemasan yang lebih dalam.
Di sisi lain, ada juga kebiasaan “positif palsu”, yaitu memaksa diri untuk selalu terlihat baik-baik saja. Kalimat seperti “harus tetap semangat” memang terdengar baik, tetapi jika dipaksakan tanpa memproses emosi, hal itu justru membuat seseorang menekan perasaan sebenarnya. Lama-lama, stres tidak hilang, hanya tertumpuk di dalam diri.
Banyak orang juga salah kaprah dengan menganggap multitasking bisa mengurangi beban pikiran. Padahal, melakukan terlalu banyak hal sekaligus justru membuat otak semakin kewalahan. Alih-alih mengurangi stres, yang terjadi adalah kelelahan mental karena fokus terus terpecah ke berbagai arah.
Hal yang sering dilupakan adalah pentingnya kembali ke aktivitas sederhana yang menenangkan. Berjalan santai, berolahraga ringan, mendengarkan musik tanpa distraksi, atau sekadar duduk tanpa ponsel ternyata jauh lebih efektif untuk menurunkan stres dibanding mencari hiburan yang terlalu berlebihan dan cepat.
Stres sebenarnya bukan untuk dihindari sepenuhnya, tetapi dikelola dengan cara yang tepat. Mengenali sumber stres, memberi jeda pada diri sendiri, dan menjaga rutinitas hidup yang seimbang adalah kunci yang sering diabaikan. Tidak semua stres harus dilawan dengan distraksi—kadang justru perlu dipahami pelan-pelan.
Pada akhirnya, cara menghilangkan stres yang benar bukan tentang seberapa cepat kita “melupakan”, tetapi seberapa baik kita memulihkan diri. Ketika pikiran diberi ruang untuk tenang dan tubuh diberi kesempatan untuk istirahat dengan benar, stres akan berkurang dengan sendirinya tanpa perlu dicari jalan pintas. (DEP/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....