Awas Jangan Asal Pakai Pemutih Kulit, Ini Bahayanya

  • 20 Mei 2026 09:11 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Keinginan memiliki kulit cerah membuat banyak orang tertarik menggunakan produk pemutih kulit tanpa memeriksa kandungannya terlebih dahulu. Padahal, penggunaan produk yang tidak aman dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius bagi kulit maupun tubuh secara keseluruhan.

Salah satu bahaya terbesar berasal dari kandungan merkuri yang masih ditemukan pada beberapa produk ilegal. Merkuri dapat menyebabkan iritasi, ruam, kulit menipis, hingga kerusakan ginjal apabila digunakan dalam jangka panjang. Zat ini juga berbahaya bagi ibu hamil karena dapat memengaruhi perkembangan janin.

Selain merkuri, beberapa produk pemutih mengandung hidrokuinon dalam kadar berlebihan tanpa pengawasan dokter. Penggunaan yang tidak tepat bisa menyebabkan kulit menjadi kemerahan, sensitif terhadap sinar matahari, bahkan muncul bercak kehitaman permanen pada wajah. Kondisi tersebut dikenal sebagai ochronosis dan cukup sulit diatasi.

Berikut ringkasan efek samping dan bahaya penggunaan pemutih kulit menurut Hello Sehat:

  1. Pemutih kulit dari dokter umumnya digunakan untuk mengatasi gangguan kulit yang menyebabkan warna kulit tidak merata, bukan hanya untuk kecantikan.

  2. Produk pencerah kulit bekerja dengan mengurangi melanin dan mengangkat sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih cerah, namun tidak dapat mengubah warna kulit alami secara permanen.

  3. Penggunaan bahan seperti hydroquinone dapat menimbulkan efek samping seperti kulit merah, kering, gatal, alergi, hingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius jika dipakai berlebihan.

  4. Pemakaian jangka panjang justru bisa menyebabkan kulit menggelap, infeksi, serta membuat kulit sulit merespons pengobatan lain.

  5. Karena risiko tersebut, banyak orang mulai memilih pencerah kulit alami yang dianggap lebih aman untuk menjaga kesehatan kulit.

Bagi mereka yang waspada terhadap bahan kimia beracun, temukan solusi alami untuk mencerahkan kulit. Ada banyak agen alami yang dapat ditemukan di alam dengan sifat pencerah kulit. Pilihan ini tidak mengandung bahan kimia dan mudah untuk menemukan produk alternatif untuk pencerah kulit.

Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa ekstrak buah delima dapat membantu. Selain itu, suplemen vitamin E juga menghambat produksi melanin. Selain manfaat dan efek dari perawatan pemutihan kulit, Anda harus memperhatikan komplikasinya.

Jadi jangan asal memakai produk pemutih kulit karena banyak efek samping dan bahayanya, karena sebenarnya tidak ada pemutih kulit yang memutihkan, untuk menjadi cantik tidak harus putih lho, Anda bisa menggunakan perawatan alami untuk menyehatkan kulit, itu lebih bermanfaat. (TW/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....