Kisah Haru ASN PPPK Meninggal Jadi Sorotan BPJS Ketenagakerjaan
- 19 Mei 2026 08:50 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Suasana haru dan penuh empati mewarnai kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Auditorium Loetan Sutan Tunaro Selasa, 19 Mei 2026 pagi
Kegiatan dimaksudkan meningkatkan pemahaman mengenai Hak dan Manfaat Jaminan Sosial bagi ASN, akan diselenggarakan kegiatan Pelatihan / Workshop bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Bukittinggi dan Pusbangkom Penyiaran LPP RRI dengan Narasumber; Fitri Yenny BPJS Ketenagakerjaan


Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi, Iddial, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas meninggalnya seorang ASN PPPK bernama Yenti yang di akhir hayatnya berjuang melawan kanker tenggorokan namun belum sempat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.


Keprihatinan tersebut disampaikan Iddial bersama jajaran Tim BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi di hadapan pegawai LPP RRI Bukittinggi.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Stasiun LPP RRI Bukittinggi Ir. Abdul Gaffar Zakaria dalam rangka memperkuat pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, termasuk ASN PPPK.


Dalam penyampaiannya, Iddial menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir bukan sekadar sebagai lembaga administrasi, tetapi membawa misi kemanusiaan untuk melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko sosial ekonomi yang dapat terjadi kapan saja.
“Kita sangat prihatin dengan kejadian ini. Jangan sampai ada lagi pekerja yang belum terlindungi ketika musibah datang. BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan dan ketenangan bagi pekerja maupun keluarganya,” ungkap Iddial dengan nada penuh empati.

Ia menjelaskan, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan memiliki tujuan besar dalam membantu memutus rantai kemiskinan serta mencegah munculnya masyarakat miskin baru akibat kehilangan penghasilan, kecelakaan kerja, maupun musibah kematian.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak mencari untung atau mencari pitih semata. Yang kami kedepankan adalah empati kemanusiaan dan perlindungan bagi pekerja Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan bersama LPP RRI Bukittinggi menjadi momentum penting agar seluruh pekerja dapat memahami manfaat perlindungan ketenagakerjaan secara menyeluruh.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena kita tidak ingin jatuh di lubang yang sama. Pengalaman adalah guru yang sangat berharga,” katanya.
Iddial juga menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak membedakan jenis maupun status pekerjaan seseorang. Seluruh pekerja memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak melihat pekerja itu siapa dan apa pekerjaannya. Semua berhak mendapatkan perlindungan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iddial turut membagikan kisah perjalanan hidupnya. Ia mengaku berasal dari Barulak dan tumbuh besar di panti asuhan sebelum akhirnya berkarier hingga pernah bertugas di Ambon.
Pengalaman hidup itu membuat dirinya memahami betapa pentingnya perlindungan sosial bagi para pekerja dan keluarganya.
“Saya merasakan sendiri bagaimana perjuangan hidup. Karena itu saya percaya perlindungan ketenagakerjaan sangat penting. Manfaat BPJS Ketenagakerjaan itu luar biasa jika dipahami secara utuh,” tuturnya.
Ia berharap masyarakat tidak hanya mengetahui BPJS Ketenagakerjaan secara sekilas, tetapi memahami manfaatnya secara menyeluruh agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Adapun BPJS Ketenagakerjaan saat ini memiliki lima program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT),
Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Menariknya, saat ini BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan kemudahan iuran bagi peserta.
Dengan membayar sekitar Rp. 8.400 dari total iuran Rp. 16.800 per bulan mendapat discount Desember 2026, pekerja sudah dapat memperoleh perlindungan dasar ketenagakerjaan.
“Bayangkan, dengan biaya yang sangat ringan setiap bulan, pekerja bisa mendapatkan perlindungan yang manfaatnya sangat besar untuk diri sendiri dan keluarga,”tutup Iddial. (JM/RRI BKT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....