Overtraining pada Pelari, "Tanda-Tanda Tubuh Mulai Kelelahan Berlebihan"
- 18 Mei 2026 13:17 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kalau kamu rutin lari, pasti pernah ada fase di mana badan terasa “kok berat banget ya”, padahal latihan tidak jauh beda dari biasanya. Kadang kita langsung mikir, “mungkin lagi kurang semangat” atau “kurang istirahat semalam.” Tapi kalau ini terjadi terus-menerus, bisa jadi itu bukan capek biasa.
Itu bisa jadi tanda kamu mulai masuk ke kondisi overtraining.
Dalam dunia lari, kondisi ini sering disebut Overtraining Syndrome, yaitu saat tubuh sudah tidak punya cukup waktu untuk pulih karena beban latihan yang terlalu sering atau terlalu berat.
| Baca juga: Penyebab Munculnya Rasa Mudah Lapar |
Gimana rasanya overtraining?
Simpelnya: kamu tetap latihan, tapi tubuh tidak ikut “naik level” — malah makin drop.
Biasanya rasanya bukan sakit yang jelas, tapi lebih ke “nggak enak badan terus” tanpa alasan yang pasti.
Tanda-tandanya yang sering muncul
1. Lari jadi terasa berat
Pace yang biasanya santai tiba-tiba terasa “ngos-ngosan”. Bahkan lari pelan pun terasa tidak enak, seperti ada beban di kaki.
| Baca juga: Memahami Fenomena Kerokan Tradisonal |
2. Capeknya nggak hilang-hilang
Sudah istirahat, tapi badan tetap lemas. Bangun tidur pun rasanya tidak fresh, seperti belum benar-benar pulih.
3. Detak jantung terasa aneh
Kadang lebih cepat dari biasanya walaupun lari pelan, atau terasa tidak stabil. Seperti tubuh “panik” padahal intensitas ringan.
4. Otot masih pegal terus
Padahal sudah tidak latihan berat, tapi kaki masih terasa kaku, berat, atau nyeri di titik yang sama.
5. Susah tidur atau tidur nggak nyenyak
Sudah capek, tapi malah susah tidur. Atau tidur bisa, tapi sering kebangun dan bangun tetap terasa lelah.
6. Mood ikut berubah
Biasanya lari itu bikin enak, tapi sekarang malah jadi gampang bad mood, gampang kesal, atau hilang motivasi untuk latihan.
7. Lebih gampang sakit
Flu ringan, tenggorokan nggak enak, atau badan drop lebih sering muncul dari biasanya karena daya tahan tubuh ikut turun.
Overtraining itu bukan tanda kamu lemah atau kurang disiplin. Justru sering terjadi pada orang yang “terlalu semangat” latihan.
Masalahnya bukan di kurang latihan, tapi di kurang recovery.
Kalau kamu mau, aku bisa bantu cek pola latihan kamu sekarang—biar tahu apakah masih aman atau sudah mulai terlalu dipaksa. (DEP/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....