Lezat dan Viral namun Tidak Baik Dikonsumsi Berlebihan

  • 10 Mei 2026 08:02 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Makanan viral sering menjadi tren di media sosial karena tampilannya menarik, rasanya lezat, dan mudah menarik perhatian banyak orang. Berbagai jenis makanan modern bermunculan dengan kombinasi rasa unik, porsi besar, serta tampilan berlebihan yang membuat masyarakat penasaran untuk mencobanya. Meskipun banyak disukai, sebagian makanan viral sebenarnya kurang sehat apabila dikonsumsi terlalu sering dalam jangka panjang.

Salah satu contoh makanan viral yang sangat populer adalah dessert manis dengan topping berlebihan seperti cokelat, keju, whipped cream, dan gula tambahan dalam jumlah tinggi. Minuman kekinian seperti boba, milkshake jumbo, atau kopi dengan campuran sirup manis juga banyak digemari anak muda karena rasanya yang lezat dan tampilannya menarik untuk diunggah ke media sosial. Kandungan gula yang tinggi dalam makanan dan minuman tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, serta gangguan kesehatan lainnya apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Selain makanan manis, berbagai jenis makanan cepat saji pedas juga menjadi tren yang sangat populer di kalangan masyarakat saat ini. Mie super pedas, ayam krispi dengan saus berlapis, hingga camilan gurih dengan bubuk cabai berlebihan sering menarik perhatian karena dianggap menantang dan menghibur. Namun konsumsi makanan terlalu pedas dan tinggi minyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sakit lambung, hingga masalah kesehatan tubuh lainnya.

Makanan viral juga sering menggunakan bahan instan agar lebih praktis diproduksi dalam jumlah besar setiap harinya. Kandungan garam, lemak jenuh, dan bahan tambahan pada makanan seperti ini biasanya cukup tinggi sehingga kurang baik untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi terus-menerus. Walaupun demikian, rasa gurih dan sensasi unik yang ditawarkan membuat banyak orang tetap tertarik membeli dan mencobanya.

Fenomena makanan viral menunjukkan bahwa masyarakat modern sangat dipengaruhi oleh tren media sosial dan promosi digital dalam menentukan pilihan makanan sehari-hari. Oleh sebab itu, penting bagi setiap orang untuk tetap memperhatikan kandungan gizi sebelum mengikuti tren kuliner yang sedang populer. Menikmati makanan viral sesekali memang tidak masalah, tetapi menjaga pola makan seimbang tetap menjadi hal utama untuk mempertahankan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.(TW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....