Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan
- 04 Mei 2026 11:11 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Minyak jelantah atau minyak yang telah digunakan berulangkali, masih sering dipakai dalam kehidupan sehari hari, terutama untuk menghemat biaya. Namundi balik penggunaannya yang praktis, terdapat berbagai bahaya yang mengintai kesehatan manusia serta lingkungan.
Penggunaan minyak jelantah secara berualang dapat memicu terbentuknya senyawa berbahaya akibat proses pemanasan berulang. Salah satu resiko utamanya adalah meningkaynya kemungkinan terkena kanker. Karena minyak yang dipanaskan berulangkali akan menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak sel sel tubuh. Selain itu konsumsi minyak jelantah juga dikaitkan dengan penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.
Disamping itu minyak jelantah juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Kandungan zat beracun yang terbentuk dari proses oksidasi minyak bisa memicu iritasi pada lambung dan usus. Untuk mengurangi resiko terhadappenggunaan minyak jelantah, masyarakat di sarankan untuk tidak menggunakan minyak goreng lebih dari dua kali pemakaian.
Kalau dilihat dari sisi lingkungan, penggunaan minyak jelantah secara sembarangan juga menjadi masalah besar. Karena minyak yang di buang ke saluran air akan dapat mencemari lingkungan, menyumbat saluran, serta merusak ekosistem air. Dalam hal ini, untuk jangka panjang, nantinya akan dapat berdampak pada kualitas air dan bagi kehidupan.
Kesadaran akan pemakaian bahaya minyak jelantah perlu terus di tingkatkan. Dengan perubahan kebiasaan sederhana, masyarakat dapat menjaga kesehatan sekaligus melindungi lingkungan dari dampak negatif yang ditimbulkan. Untuk itu perlu kiranya penggunaan minyak jelantah sebaiknya benar benar di batasi, apalagi jika makanan tersebut di konsumsi setiap hari dan keluarga. (ELB?YPA)
Sumber berita : alodokter.com
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....