Kenapa Kamu Susah Tidur?, ternyata Ini Banyak Penyebabnya
- 26 Apr 2026 17:52 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, BUukittinggi - Insomnia itu sebenarnya bisa dialami siapa saja. Tapi menariknya, ada orang yang lebih rentan dibanding yang lain. Misalnya, orang lanjut usia di atas 60 tahun. Di usia ini, perubahan tubuh dan konsumsi obat tertentu sering bikin pola tidur jadi tidak stabil.
Selain itu, wanita juga lebih sering mengalami gangguan tidur dibanding pria. Hal ini biasanya dipengaruhi perubahan hormon, seperti saat menstruasi, hamil, atau menopause. Perubahan ini bisa bikin tubuh terasa tidak nyaman dan akhirnya tidur jadi terganggu.
Tapi insomnia bukan cuma soal usia atau hormon saja. Banyak hal sehari-hari yang tanpa disadari bisa jadi penyebabnya.
Misalnya:
Stres dan beban pikiran
Entah karena pekerjaan, masalah pribadi, atau kehilangan seseorang, pikiran yang penuh sering bikin susah tidur.
Gaya hidup yang berantakan
Sering begadang, tidur tidak teratur, atau terlalu banyak rebahan siang hari.
Kondisi mental
Seperti cemas berlebihan, depresi, atau overthinking yang tidak berhenti.
Penyakit tertentu
Seperti jantung, diabetes, atau kondisi kronis lain yang bikin tubuh tidak nyaman.
Nyeri yang terus-menerus
Sakit punggung atau sendi bisa bikin susah cari posisi tidur yang enak.
Masalah lambung (GERD)
Rasa panas atau tidak nyaman di perut bisa mengganggu tidur malam.
Perubahan rutinitas
Pindah rumah, liburan, atau perubahan jadwal kerja bisa bikin jam tidur kacau.
Perjalanan jauh (jet lag)
Tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan zona waktu baru.
Obat-obatan tertentu
Beberapa jenis obat bisa membuat tubuh tetap “terjaga”.
Kerja shift
Kerja malam atau jadwal tidak tetap bikin jam biologis tubuh bingung.
Lingkungan tidur yang tidak nyaman
Berisik, terlalu terang, atau suhu kamar yang tidak pas.
Kafein, nikotin, dan alkohol
Tiga hal ini sering jadi penyebab susah tidur tanpa disadari.
Intinya, insomnia itu bukan hal yang muncul tanpa alasan. Selalu ada pemicu di baliknya, baik dari tubuh, pikiran, maupun lingkungan sekitar. Kalau kita mulai peka dengan penyebabnya, kita juga jadi lebih mudah memperbaiki kualitas tidur kita. (DEP/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....