Ginjal Rusak tanpa Gejala, Ini Kata Para Ahli
- 20 Apr 2026 19:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Penyakit ginjal kronis sering disebut silent killer karena berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal. Banyak pasien baru menyadari kondisi setelah fungsi ginjal menurun drastis dan sulit diperbaiki secara medis.
Sebagian ahli menekankan pentingnya skrining rutin karena tiga stadium awal CKD sering tanpa tanda klinis. Mereka berpendapat deteksi dini adalah kunci utama mencegah pasien datang saat kondisi sudah terlambat.
| Baca juga: Penggunaan Obat Rasional dalam Swamedikasi |
Namun ada ahli lain yang meragukan efektivitas skrining massal tanpa edukasi kesehatan masyarakat yang memadai. Menurut mereka banyak hasil pemeriksaan tidak dipahami pasien sehingga tidak menghasilkan perubahan perilaku kesehatan nyata.
Perdebatan juga muncul terkait interpretasi kreatinin yang bisa menyesatkan terutama pada wanita bertubuh kecil. Sebagian ahli menilai standar pemeriksaan harus lebih personal agar tidak terjadi salah penilaian fungsi ginjal.
| Baca juga: Kenali Gejala Osteoarthritis |
Kelompok kontra skrining berlebihan menilai fokus angka laboratorium dapat menciptakan kecemasan tanpa tindakan preventif nyata. Mereka menekankan perubahan gaya hidup jauh lebih penting dibanding hanya bergantung pada hasil tes darah.
Sebaliknya kelompok pro skrining menegaskan penyakit ginjal tidak memberi ruang menunggu gejala muncul terlebih dahulu. Menurut mereka keterlambatan diagnosis menjadi penyebab utama tingginya kasus gagal ginjal di berbagai negara dunia.
Para ahli akhirnya sepakat bahwa kesadaran masyarakat adalah faktor paling penting dalam pencegahan penyakit ginjal. Baik skrining maupun edukasi gaya hidup harus berjalan bersama untuk mengurangi risiko kerusakan ginjal permanen. (AS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....