Scroll tanpa Henti, "Ancaman Baru Kesehatan Mental Anak"
- 18 Apr 2026 20:51 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Fenomena scroll tanpa henti kini semakin sering terjadi pada anak. Kebiasaan ini dipicu oleh penggunaan media sosial berlebihan.
Anak menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar tanpa jeda. Kondisi ini mulai menimbulkan kekhawatiran para ahli. Paparan konten terus-menerus dapat memicu kelelahan mental pada anak. Mereka menjadi sulit fokus dan mudah terdistraksi.
Selain itu, anak rentan mengalami kecemasan akibat informasi berlebih. Konten negatif dapat memengaruhi suasana hati mereka.
Interaksi sosial anak juga dapat terganggu akibat kebiasaan ini. Anak lebih memilih dunia digital dibanding lingkungan nyata. World Health Organization menyebut penggunaan layar berlebih berdampak pada kesehatan mental anak. Mereka menekankan pentingnya pembatasan waktu layar.
American Academy of Pediatrics menyarankan orang tua mengatur durasi penggunaan gadget anak. Pendampingan aktif dinilai sangat penting. Penelitian juga menunjukkan hubungan antara media sosial dan depresi pada anak. Risiko meningkat seiring durasi penggunaan yang tinggi.
Kebiasaan scroll tanpa henti juga mengganggu pola tidur anak. Anak sering terjaga hingga larut malam. Kurangnya istirahat dapat memperburuk kondisi emosional anak. Dampaknya terlihat pada perilaku sehari-hari mereka.
Orang tua diharapkan lebih peka terhadap kebiasaan digital anak. Edukasi penggunaan teknologi perlu dilakukan sejak dini.
Dengan pengawasan yang tepat, risiko dapat diminimalkan secara signifikan. Keseimbangan penggunaan teknologi menjadi kunci utama. (APS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....