Stres Biasa atau Anxiety Disorder?, Ini Cara Membedakannya

  • 16 Apr 2026 19:13 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Stres dan cemas itu sebenarnya hal yang normal dalam hidup. Semua orang pasti pernah mengalaminya, misalnya saat menghadapi deadline, ujian, atau masalah sehari-hari. Tapi, yang perlu diperhatikan adalah: tidak semua rasa cemas itu sama.

Stres biasa biasanya muncul karena ada penyebab yang jelas. Misalnya kamu merasa tegang sebelum presentasi atau ujian. Tapi setelah itu selesai, biasanya perasaan itu ikut mereda, dan kamu bisa kembali seperti biasa.

Berbeda dengan itu, anxiety disorder sering kali tidak punya pemicu yang jelas. Rasa cemas bisa muncul bahkan saat tidak ada hal buruk yang sedang terjadi. Rasanya seperti selalu “siaga” terus, seolah-olah akan ada sesuatu yang salah, padahal belum tentu.

Dari sisi waktu, stres biasanya hanya sementara. Tapi pada anxiety disorder, rasa cemas bisa muncul terus-menerus dalam waktu lama, bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kalau stres masih bisa membuat kita tetap menjalani hari meski agak tidak nyaman, anxiety disorder bisa lebih berat. Fokus jadi mudah buyar, sulit tenang, bahkan hal-hal kecil bisa terasa sangat mengganggu.

Gejala fisiknya juga mirip, seperti jantung berdebar, sulit tidur, atau tubuh terasa tegang. Tapi pada anxiety disorder, gejala ini lebih sering muncul dan tidak selalu ada hubungannya dengan situasi tertentu.

Yang juga penting, coba perhatikan isi pikiran kita. Kalau stres biasanya masih berhubungan dengan masalah nyata, anxiety disorder sering membuat pikiran dipenuhi kekhawatiran berlebihan atau bayangan hal-hal buruk yang belum tentu terjadi.

Kalau rasa cemas sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, membuat sulit tidur dalam waktu lama, atau terasa tidak bisa dikendalikan, itu saat yang tepat untuk mempertimbangkan bantuan profesional. Psikolog atau psikiater bisa membantu memahami kondisi ini dengan lebih jelas.

Mencari bantuan bukan berarti kita lemah. Justru itu tanda bahwa kita peduli dengan diri sendiri dan ingin pulih. Semakin cepat ditangani, semakin mudah juga untuk kembali merasa tenang dan seimbang. (DEP/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....