Buah Kecil dalam Balutan Kelopak Tipis

  • 27 Mar 2026 11:41 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Physalis peruviana buah kecil yang memiliki bentuk unik dan mudah dikenali karena terlindungi oleh kelopak tipis menyerupai pembungkus alami. Tanaman ini sering tumbuh liar di pekarangan, kebun, atau lahan terbuka, terutama di daerah beriklim tropis. Meski ukurannya kecil, buah ciplukan menarik perhatian karena tampilannya yang berbeda dari buah pada umumnya.

Saat masih muda, kelopak luar Physalis peruviana berwarna hijau dan menutupi seluruh bagian buah. Ketika matang, kelopak akan mengering dan berubah warna menjadi kecokelatan, sementara buah di dalamnya berubah menjadi kuning keemasan. Bentuk inilah yang membuat ciplukan tampak seperti buah kecil yang dibungkus secara alami.

Rasa Physalis peruviana cenderung manis dengan sedikit sentuhan asam. Banyak orang mengenal buah ini sebagai bagian dari kenangan masa kecil karena sering ditemukan tumbuh liar dan dapat langsung dipetik saat matang. Meski sederhana, rasa buah ini cukup khas dan mudah diingat. Tanaman ciplukan dapat tumbuh tanpa perawatan rumit. Batangnya kecil, bercabang, dan memiliki daun hijau lembut. Karena mudah tumbuh, tanaman ini sering muncul di sela-sela tanaman lain atau di pinggir lahan yang terkena sinar matahari cukup.

Keunikan Physalis peruviana menunjukkan bahwa buah-buahan kecil di sekitar kita menyimpan daya tarik tersendiri. Dari kelopak tipis yang melindungi hingga rasa yang khas, ciplukan menjadi salah satu contoh kekayaan tanaman sederhana yang mudah ditemukan di alam. (YE)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....