Mencegah Dehidrasi Saat Olahraga di Bulan Puasa

  • 27 Feb 2026 15:12 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Berolahraga saat bulan puasa tetapbisa dilakukan selama dilakukan dengan bijak. Salah satutantangan terbesar adalah risiko dehidrasi karena tubuh tidakmendapatkan asupan cairan selama berjam-jam. Jika tidakdiantisipasi, dehidrasi dapat menyebabkan pusing, lemas, hingga menurunnya konsentrasi. Oleh karena itu, pentinguntuk memahami strategi yang tepat agar tubuh tetapterhidrasi meski sedang berpuasa.

Langkah pertama adalah mengatur waktu olahraga. Waktu yang paling aman biasanya menjelang berbuka puasa atausetelah berbuka. Dengan begitu, tubuh tidak perlu menunggulama untuk mengganti cairan yang hilang melalui keringat. Hindari olahraga berat di siang hari, terutama saat cuacapanas, karena risiko kehilangan cairan akan lebih tinggi.

Selain itu, perhatikan pola minum saat sahur dan berbuka. Terapkan pola minum bertahap, misalnya dua gelas saatberbuka, dua gelas setelah makan malam dan dua gelas saatsahur. Konsumsi air putih lebih diutamakan dibandingkanminuman manis berlebihan atau berkafein karena kafein dapatmeningkatkan frekuensi buang air kecil. Tambahkan juga buah yang kaya air seperti semangka, melon dan jeruk untukmembantu memenuhi kebutuhan cairan.

Terakhir, kenali tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, sakit kepala, urin berwarna pekat, atau tubuh terasa sangat lemas. Jika gejala muncul secara berlebihan, sebaiknyahentikan aktivitas dan segera berbuka demi menjagakesehatan. Dengan perencanaan yang tepat, olahraga di bulanpuasa tetap bisa dilakukan tanpa khawatir dehidrasi.(RF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....