Larangan untuk Ibu Hamil Terkait Makanan dan Minuman

  • 22 Feb 2026 11:02 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Selama masa kehamilan, ibu tidak hanya dianjurkan untuk memperhatikan asupan nutrisi, tetapi juga perlu memahami berbagai pantangan makanan dan minuman. Kesalahan dalam memilih konsumsi harian dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun perkembangan janin. Dikutip dari alodokter ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari oleh Bumil, di antaranya:

1. Makanan mentah

Baik itu daging, ikan, maupun telur, pastikan Bumil telah memasaknya lebih dulu hingga matang sempurna sebelum mengonsumsinya. Untuk buah dan sayuran, jangan lupa mencucinya dengan baik sebelum disantap.

Mengonsumsi makanan mentah, kurang bersih, atau yang dimasak setengah matang bisa meningkatkan risiko terjangkit kuman dan parasit yang mungkin terdapat di makanan tersebut. Beberapa contohnya adalah kuman Salmonella, Listeria, dan parasit Toxoplasma.

Jika terpapar kuman-kuman tersebut, Bumil berisiko mengalami infeksi, salah satunya adalah toksoplasmosis. Penyakit ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur dan keguguran.

2. Makanan pedas

Makanan pedas bagi banyak orang memang terlihat menggiurkan untuk disantap. Hanya saja, wanita hamil dianjurkan menghindari makanan apa pun yang memiliki cita rasa pedas, karena berpotensi menimbulkan heartburn, yaitu sensasi perih dan menyakitkan pada perut, dada, atau tenggorokan.

Meski tidak berdampak langsung pada kesehatan janin, efek makanan pedas tersebut akan membuat Bumil tidak nyaman dan bisa memicu mual dan muntah.

3. Teh herbal

Mengonsumsi teh herbal saat hamil diyakini dapat mencegah komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur, perdarahan saat melahirkan, dan preeklamsia. Namun, berbagai klaim tersebut tidak bisa dibenarkan sepenuhnya dan masih butuh penelitian lebih lanjut. Agar lebih aman, hindari mengonsumsi teh herbal sebelum Bumil berkonsultasi dengan dokter.

4. Susu yang tidak dipasteurisasi

Guna mencukupi kalsium yang dibutuhkan janin, susu memang merupakan minuman yang tepat untuk dikonsumsi. Namun, Bumil juga perlu memastikan bahwa susu yang akan dikonsumsi sudah dipasteurisasi.

Pasteurisasi adalah proses pemanasan yang bertujuan untuk membunuh organisme berbahaya yang bisa saja terkandung dalam susu. Mengonsumsi susu mentah atau yang tidak dipasteurisasi akan meningkatkan risiko terinfeksi kuman berbahaya. Salah satu kuman yang bisa terkandung dalam susu yang tidak dipasteurisasi adalah Listeria. Kuman ini dapat menyebabkan kelahiran prematur bahkan keguguran.

5. Alkohol dan kafein

Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil bisa menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi fetal alcohol syndrome (FAS). Bayi yang mengalami FAS dapat memiliki berat badan rendah dan masalah kesehatan lainnya, seperti gangguan otak, hambatan tumbuh kembang, dan cacat bawaan lahir.

Kafein juga perlu dihindari atau dibatasi. Jika berlebihan, konsumsi kafein dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran dan meningkatkan tekanan darah juga debar jantung, baik pada wanita hamil maupun janinnya.

Meski dampak tersebut belum terbukti sepenuhnya, akan lebih baik bila ibu hamil membatasi konsumsi kafein. Pastikan Bumil tidak mengonsumsi kopi lebih dari satu gelas per hari, atau teh lebih dari 2 gelas setiap harinya. Semakin sedikit kafein yang Bumil konsumsi, akan semakin baik. (AK/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....