Pola Makan dan Dampaknya pada Kesehatan Mental Remaja

  • 04 Feb 2026 13:29 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pernah merasa mudah bad mood atau sulit fokus tanpa tahu sebabnya?

Bisa jadi, jawabannya ada di piring makanmu.

Bagi banyak remaja, makan sering sekadar urusan kenyang.

Padahal, makanan juga ikut menentukan bagaimana perasaan kita sepanjang hari.

Otak remaja sedang berkembang pesat dan butuh asupan yang tepat.

Tanpa nutrisi cukup, otak bekerja lebih berat dan mudah lelah.

Melewatkan sarapan atau makan tidak teratur sering dianggap sepele.

Namun, kebiasaan ini bisa membuat emosi jadi lebih sensitif.

Camilan manis dan minuman kekinian memang menggoda.

Sayangnya, gula berlebih sering membuat mood naik lalu turun drastis.

Energi instan dari makanan manis tidak bertahan lama.

Setelahnya, tubuh terasa lesu dan pikiran sulit diajak fokus.

Makanan bergizi membantu tubuh memproduksi hormon penenang.

Inilah yang membuat perasaan lebih stabil dan pikiran lebih tenang.

Tahukah kamu, usus juga berhubungan langsung dengan otak?

Usus sehat membantu mengirim sinyal positif pada suasana hati.

Cara makan juga tak kalah penting dari jenis makanan.

Makan perlahan membuat tubuh merasa dihargai dan rileks.

Memilih makanan sehat bukan soal larangan, tapi kepedulian diri.

Saat tubuh terjaga, mental pun tumbuh lebih kuat dan percaya diri. (DEP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....