Fenomena Healing: Tren Anak Muda atau Kebutuhan Jiwa?

  • 27 Agt 2025 14:58 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi : Belakangan ini istilah healing menjadi sangat populer, terutama di kalangan anak muda. Kata yang awalnya berarti penyembuhan ini kini identik dengan berbagai aktivitas untuk melepas penat, mulai dari liburan singkat, nongkrong di kafe, jalan-jalan ke alam, hingga sekadar tidur lebih lama.

Namun, muncul pertanyaan: apakah healing hanya sekadar tren atau benar-benar kebutuhan jiwa?

Healing sebagai Tren

Media sosial berperan besar dalam menjadikan healing sebagai tren. Unggahan foto liburan, staycation, atau sekadar minum kopi dengan caption "healing dulu" membuat istilah ini melekat dalam gaya hidup anak muda.

Menurut penelitian dari We Are Social (2023), anak muda Indonesia menghabiskan rata-rata 3 jam per hari di media sosial. Tidak heran jika tren seperti healing cepat menyebar dan ditiru.

Healing sebagai Kebutuhan

Di sisi lain, healing bukan sekadar gaya hidup. Psikolog klinis Ratih Ibrahim menjelaskan bahwa healing adalah bentuk self-care atau perawatan diri. Aktivitas sederhana seperti berjalan-jalan di alam, olahraga ringan, atau bahkan bermeditasi terbukti bisa membantu menurunkan stres dan meningkatkan kesehatan mental (Ratih Ibrahim, Kompas.com, 2022).

Generasi muda saat ini menghadapi tekanan besar: tuntutan akademik, pekerjaan, serta kehidupan sosial. Karena itu, mencari ruang untuk bernapas dan menenangkan pikiran memang menjadi kebutuhan jiwa, bukan sekadar tren.

Menemukan Makna Healing

Healing tidak harus selalu mahal atau jauh. Aktivitas kecil seperti membaca buku, mendengarkan musik, atau berbicara dengan teman dekat juga bisa menjadi cara sederhana untuk memulihkan energi. Kuncinya adalah memahami kebutuhan diri sendiri dan memberi waktu untuk istirahat.

Fenomena healing di kalangan anak muda memang lahir dari tren media sosial, tetapi di balik itu ada kebutuhan nyata: menjaga kesehatan mental. Healing seharusnya tidak hanya dipandang sebagai gaya hidup kekinian, melainkan juga sebagai bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan hidup di tengah tekanan zaman. (APS/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....