Ini Manfaat Kalsium dan Sumber Makanannya
- 20 Apr 2025 23:06 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Kalsium itu adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan banyak fungsi vital. Nama kimianya Ca, dan secara alami kalsium adalah salah satu unsur terbanyak di kerak bumi dan juga dalam tubuh manusia.
Kalsium adalah mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk dan memelihara tulang dan gigi yang kuat, membantu fungsi otot, saraf, dan jantung, serta membantu proses pembekuan darah pada luka. Sekitar 99% kalsium tubuh ada di tulang dan gigi. Sisanya 1% berada di darah dan jaringan tubuh lain, tapi walaupun kecil, fungsi yang 1% ini sangat krusial. Tubuh tidak bisa memproduksi kalsium sendiri, jadi harus didapat dari makanan atau suplemen.
Selain mengonsumsi suplemen kalsium, cara lain yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi kalsium karena tubuh tidak dapat memproduksi jenis mineral makro ini sendiri. Ada beberapa jenis makanan yang mengandung kalsium tinggi dan disarankan untuk dikonsumsi sehari-hari, yaitu:
- Susu dan produk olahannya, seperti keju dan yogurt.
- Makanan laut, seperti ikan sarden, salmon, dan teri.
- Susu kedelai.
- Beberapa jenis sayuran hijau, seperti bayam, kale, brokoli, dan sawi hijau.
- Kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang almond, dan biji chia. Kacang-kacangan juga mengandung mineral lain, seperti magnesium, kalium, zinc, dan zat besi.
Kekurangan kalsium dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Pada anak, bisa menghambat pertumbuhan, gangguan gigi, dan rakhitis (tulang lunak). Pada orang dewasa dapat meningkatkan risiko osteoporosis, mudah patah tulang, dan kram otot. Dampak yang lebih serius bisa memunculkan gejala seperti mati rasa, kesemutan, atau detak jantung tidak teratur.
Kebutuhan kalsium tiap orang beda-beda tergantung usia, jenis kelamin, dan kondisi tubuh. Adapun jumlah kebutuhan kalsium harian yang dianjurkan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah sebagai berikut:
- Bayi usia 0–5 bulan: 200 miligram/hari (disarankan untuk memperoleh asupan kalsium hanya dari ASI eksklusif).
- Bayi usia 6–11 bulan: 270 miligram/hari.
- Anak usia 1–3 tahun: 650 miligram/hari.
- Anak usia 4–9 tahun: 1.000 miligram/hari.
- Remaja usia 10–18 tahun (baik laki-laki maupun perempuan): 1.200 miligram/hari
- Dewasa usia 19–49 tahun (baik laki-laki maupun perempuan): 1.000 miligram/hari
- Dewasa usia 50 tahun ke atas (baik laki-laki maupun perempuan): 1.200 miligram/hari.
- Ibu hamil dan menyusui: membutuhkan tambahan kalsium sekitar 200 miligram/hari dari jumlah kebutuhan kalsium seusianya. (SG/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....